Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Ribuan Orang Memprotes Penebangan Hutan Asli Australia

Ama Farah
Terakhir diupdate: 24 Maret 2024 19:12 7:12 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 25 Maret 2024 03:03
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Ribuan orang berkumpul di kota-kota Sydney, Canberra, Adelaide dan lainnya guna mendesak pemerintah berupaya lebih keras untuk melindungi habitat hutan asli Australia dan menghentikan penebangan pepohonannya.

Lebih dari 4.000 ribu orang melakukan aksi jalan kaki di Sydney, Canberra dan Adelaide, berbagai ibukota daerah di Australia seperti Newcastle, Bega, Kyneton, Lismore dan Bellingen, lansir The Guardian hari Ahad (24/3/2024). Aksi itu merupakan bagian dari March in March for Forests yang digelar oleh Bob Brown Foundation.

Unjuk rasa itu dilakukan hanya sepekan setelah 3.000 orang melakukan aksi jalan kaki guna memprotes penebangan pohon di hutan asli di Hobart.

Peserta unjuk rasa sebagian mengenakan kostum kreatif menyerupai binatang asli Australia koala, sambil membawa tulisan berisi seruan untuk melindungi habitat satwa asli Bemua Australia.

Penyelenggara protes mendesak PM Anthony Albanese untuk mengakhiri penebangan pohon di hutan asli dan mastikan perlindungan bagi hutan-hutan asli.

Baca Juga

Jadi Target, Koresponden Al Arabiya Tewas di Mukalla Yaman
Amerika Serikat Kembali Buka Kedutaannya di Kuwait Usai Serangan Iran
Tujuh Negara Eropa Menyeru RSF untuk Menghentikan Segera Kekerasan di Sudan
Prancis Umumkan Kasus Pertama Ebola di Wilayahnya
Italia Geram Sekjen NATO Ungkap Perannya Bantu Amerika dalam Perang Iran

Dalam sebuah pernyataan, aktivis pecinta lingkungan Bob Brown mendorong masyarakat untuk ambil bagian dalam unjuk rasa itu, menegaskan bahwa rakyat Australia sangat membutuhkan hutan-hutan tersebut.

“Sekarang ini, ketika kita sangat membutuhkan hutan, kita justru menghancurkannya. Kita perlu melindungi dan memulihkan hutan-hutan asli,” ujarnya.

Jenny Weber, manajer kampanye Bob Brown Foundation, banyaknya pengikut unjuk rasa itu menandakan peningkatan pemahaman masyarakat akan ancaman kepunahan yang dihadapi sejumlah spesies asli di Australia.

“Masyarakat mencintai kehidupan satwa liar Australia dan bahwa penebangan pohon yang terus menghancurkan habitatnya merupakan sesuatu yang menjafi kekhawatiran besat masyarakat,” kata Weber.

Pekan lalu New South Wales menggelar “pertemuan tingkat tinggi koala” guna membahas ancaman besar yang dihadapi salah satu spesies hewan asli Australia paling populer.

Kebakaran hutan dan semak, pembukaan lahan fan penebangan hutan berkontribusi kepada menurunnya populasi koala. Pada tahun 2022 pemerintah Australia meningkatkan status konservasi koala menjadi terancam punah.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Australiahutan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tersangka Penembakan Moskow Ditangkap Tidak Tahu Siapa yang Bayar
Tulisan selanjutnya Turki Mengusulkan Penistaan Al-Quran Masuk Rancangan Resolusi PBB

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

ISIS Klaim Serangan di Aleppo yang Tewaskan 2 Tentara Suriah

Berita
21 Juni 2026 15:00
Jadi Target, Koresponden Al Arabiya Tewas di Mukalla Yaman
Jangan Cuma di Stadion, Pria Jepang Diminta Ikut Bantu Bersihkan Rumah
Tiga Kapal Tanker Saudi Melewati Selat Hormuz Setelah Iran-AS Sepakat Mengakhiri Perang
Prancis dan Jerman Sepakat Kelola Bersama Perusahaan Senjata KNDS

Terbaru

  • Jadi Target, Koresponden Al Arabiya Tewas di Mukalla Yaman
  • Pelajaran dari Kejatuhan Keir Starmer: Belum Sampai ke Pantai
  • Amerika Serikat Kembali Buka Kedutaannya di Kuwait Usai Serangan Iran
  • Tujuh Negara Eropa Menyeru RSF untuk Menghentikan Segera Kekerasan di Sudan
  • Prancis Umumkan Kasus Pertama Ebola di Wilayahnya
  • Italia Geram Sekjen NATO Ungkap Perannya Bantu Amerika dalam Perang Iran
  • Seorang Pemimpin ISIS Terbunuh Dalam Serangan Amerika di Suriah
  • Iman, Ilmu, dan Amal: Tiga Pilar Kebangkitan Umat
  • ‘Israel’ Gelontorkan Dana untuk Ubah Situs Arkeologi Palestina Jadi Situs Yahudi
  • Trump Sebut Dana Iran yang Dibebaskan Akan Dipakai Beli Produk AS

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Seorang Pemimpin ISIS Terbunuh Dalam Serangan Amerika di Suriah

25 Juni 2026 11:39
Berita

‘Israel’ Gelontorkan Dana untuk Ubah Situs Arkeologi Palestina Jadi Situs Yahudi

24 Juni 2026 17:00
Berita

Trump Sebut Dana Iran yang Dibebaskan Akan Dipakai Beli Produk AS

24 Juni 2026 16:20
Berita

Ledakan di Fasilitas Gas Terbesar Qatar Merenggut 13 Nyawa

23 Juni 2026 22:31
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?