Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
InternasionalNone

Kekerasan Komunal di Khargone: Delegasi Ulama bertemu Polisi dan Mendagri India Menyuarakan Keprihatinan

Ahmad
Terakhir diupdate: 15 April 2022 07:08 7:08 am
Ahmad
Dipublikasikan 15 April 2022 09:00
Bagikan
Delegasi Ulama India bertemu kepolisian dan Mendagri untuk menyerukan keprihatinan kekerasan komunal di Khargone
Bagikan

Hidayatullah.com—Delegasi ulama Muslim yang dipimpin oleh Bhopal Qazi Syed Mushtaq Ali Nadwi bertemu dengan Direktur Badan Polisi India (DGP), Direktur Jenderal Polisi Sudhir Saxena dan Menteri Dalam Negeri India Narottam Mishra untuk menyampaikan keprihatinan mereka atas kekerasan komunal di Khargone, Madhya Pradesh (MP).

Dalam sepucuk surat yang diserahkan kepada Mendagri, delegasi menyampaikan keprihatinannya atas provokaksi Bajrang Dal dan kelompok agama Hindu lainnya yang melakukan prosesi di daerah mayoritas Muslim di Hanuman Jayanti, sebuah festival untuk merayakan kelahiran Dewa Hindu Hanuman.

Mereka meminta untuk memastikan keamanan yang ketat di daerah-daerah yang didominasi Muslim untuk menghindari insiden tak terduga di ibu kota negara bagian tersebut. “Bajrang Dal telah mengumumkan untuk melakukan prosesi Hanuman Jayanti di daerah-daerah yang didominasi Muslim, yang sangat sensitif dengan jalur-jalur sempit. Mereka berulang kali memperingatkan di media sosial untuk melakukan prosesi di wilayah Itwara dan Budhwara. Selama bulan Ramadhan yang sedang berlangsung ini, orang-orang dari komunitas Muslim di daerah ini sangat khawatir,” ujar peryaan itu dikutip laman The Statesman.

Delegasi juga menyatakan keprihatinannya atas tindakan pemerintah negara bagian terhadap komunitas Muslim dan menuduh aparat polisi dan pemerintah melakukan tindakan yang bias. “Ini tidak lain adalah penindasan terhadap umat Islam. Mereka yang bersalah harus dihukum tetapi tanpa menyelidiki kebenaran tuduhan dimana rumah dan tempat usaha Muslim dihancurkan,” kata Syed Mushtaq Ali.

Lebih lanjut dia juga mengatakan bahwa mereka telah menginformasikan bahwa kamera CCTV akan dipasang di semua masjid di seluruh negara bagian. Dan pihak Mendagri dan DGP telah meyakinkan pengerahan aparat polisi untuk mencegah situasi yang tidak diinginkan dan menjaga situasi yang harmonis selama bulan Ramadhan.

Baca Juga

Cegah Anak Obesitas, Inggris Larang Makanan Manis dan Gorengan di Sekolah
Iran Hujani Israel dengan Rudal Usai Trump Klaim Kemampuannya Melemah
200 Tentara AS Terluka, Iran Nyatakan Siap Perang Panjang
Jerman Penjarakan Seorang Pria Libanon Anggota Hizbullah
Kurma Israel Beredar di Eropa dengan Label Palsu

Narottam Mishra memuji langkah dan ide untuk memasang kamera CCTV di masjid-masjid wilayah itu. “Jika kamera CCTV membantu mengurangi kebingungan, itu harus dipasang,” katanya.

Kekerasan dimulai pada Ahad ketika komunitas Muslim keberatan ketika seorang disc jockey (DJ) memainkan musik yang tidak pantas di depan masjid. Peristiwa ini diikuti dengan pelemparan batu dan pembakaran di banyak tempat di kota, di mana banyak orang termasuk inspektur polisi Khargone terluka.

#Breaking | Tense situation in Baina, Vasco as groups of Hindu and Muslim communities clash after the Islampura masjid was allegedly attacked during iftari. pic.twitter.com/rVdwAn5urb

— Herald Goa (@oheraldogoa) April 10, 2022

Menurut beberapa laporan media, begitu arak-arakan tiba di dekat masjid, lagu yang ditolak warga Muslim mulai terdengar keras. Seiring suara lagu, muncul slogan-slogan dilontarkan terhadap komunitas Muslim.

Hal ini membuat komunitas Muslim marah dan mulai melempari batu. Setelah itu, kedua komunitas bertemu muka dilanjutkan aksi pembakaran, perusakan, dan penjarahan properti Muslim.

Kekerasan yang dimulai sore ini, mencapai berbagai daerah di Khargone (Kharjoon) dan sekitarnya.  Keesokan paginya, pemerintah justru menyalahkan komunitas Muslim dan mulai membuldoser rumah dan toko mereka.  

Beberapa jam setelah kejadian, kolektor distrik Anugrah P. mengumumkan jam malam di beberapa kantong kota Khargone. Insiden itu menyebabkan lebih dari tiga lusin orang terluka termasuk tujuh polisi dan inspektur polisi Siddharth Choudhary, kata Tilak Singh, divisi DIG Indore.

“Lebih dari 26 rumah, 12 kendaraan, lima toko, gudang dan beberapa tempat ibadah dirusak atau dibakar,” kata Tilak.

In Khargone Madhya Pradesh the houses of muslims were burnt yesterday the mosque were set on fire instead of stopping administration has arrested more then 70 Muslims now there homes are been demolished by administration#ArrestSanghiGoons #MuslimLivesMatter pic.twitter.com/5iQObKbIXf

— Shoib iliya (@shoib_iliya) April 11, 2022

Ibarat sudah jatuh tertimpa tangga. Setelah kejadian ini justru 32 toko dan 16 rumah milik Muslim dibolduzer dan diratakan pihak aparat.

Meski mereka memiliki surat kepemilikan yang sah, aparat menuduhnya dengan tuduhan telah mendirikan bangunan ilegal. Tak hanya tempat usaha dan rumah Muslim, properti milik masjid juga jadi korban.

“12 toko yang merupakan bagian dari kompleks masjid diratakan,” kata Hidayatullah Mansuri, ketua panitia masjid yang memiliki toko di tempat itu.

Aksi yang menyusul kekerasan – dari polisi dan pemerintah – tampaknya menyasar umat Islam, tulis laman Thewire.in.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:kekerasan komunalKhargoneMadhya PradeshMendagri Indiamuslim Indiaulama
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tujuh Ciri Khas Dinul Islam
Tulisan selanjutnya Khutbah Jumat: Cinta Al-Quran, Cinta Allah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat

Berita
13 Juni 2026 13:44
Haedar Nashir: Reformasi Pendidikan Harus Bertumpu pada Tradisi Ilmu dan Kebijakan yang Berkelanjutan
Kemendikdasmen Siapkan Kurikulum PAUD untuk Dukung Program Wajib Belajar 13 Tahun
Pra Kongres Umat Islam VIII, MUI Gelar Halaqah Nasional Bahas Pesantren Aman dan Ramah Anak
Sedang Menangkap Ikan, Remaja Palestina Syahid Dihantam Tembakan Kapal ‘Israel’

Terbaru

  • Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat
  • Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT
  • Kelompok Hacker Terkait Iran Klaim Retas Drone FBI
  • Jelang Musim Panas UEA Sediakan 12 Ribu Tempat Istirahat Ber-AC untuk Pekerja Luar Ruangan
  • Sikap Prof. H. M. Rasjidi terhadap Jabatan
  • Mengukir Senyum, Merajut Persaudaraan: Hangatnya Kebersamaan Qurban di Dukuh Kwarasan
  • Haflah Parade Tasmi’ Al-Qur’an, Momentum Mencetak Generasi Penghafal Al-Qur’an
  • China Tangkap Akademisi WN Amerika dengan Tuduhan Spionase
  • Pasokan Avtur Saudi ke Eropa Melebihi Sebelum Penutupan Selat Hormuz
  • Vape Piu Piu Bikin Pengguna Seperti Zombie, Kata Kepolisian Malaysia

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaNone

Video: Pria Disabilitas di Nepal Viral Menjaga Masjid dari Serangan Kelompok Radikal

11 Februari 2026 05:26
None

“Kemunafikan Barat Terbongkar”: Celah Hukum Pernikahan Anak di AS Disorot Aktivis HAM

2 Februari 2026 19:30
None

Tolak Gabung ‘Dewan Perdamaian’, Jerman: Penyimpangan Sistem Internasional

23 Januari 2026 09:30
None

AS Kerahkan Kapal Induk ke Dekat Iran, Trump: Untuk Berjaga-Jaga

23 Januari 2026 09:08
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?