Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Ratusan Warga Yordania Mengepung Kedubes Israel, Tuntut Batalkan Kerjasama dengan Zionis

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 26 Maret 2024 17:09 5:09 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 26 Maret 2024 17:15
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Ratusan demonstran Yordania dilempari gas air mata dan sejumlah orang ditangkap pada hari Minggu ketika para demonstran berusaha “mengepung” kedutaan besar Israel di Amman sebagai bentuk solidaritas terhadap Gaza.

Para saksi mata mengatakan bahwa pihak keamanan Yordania mencegah para demonstran untuk melewati barisan polisi yang mengepung kedutaan Israel di distrik Al-Rabia, dan beberapa demonstran dipukuli.

Tanggapan keras tersebut terjadi di tengah kemarahan publik yang meluas di Yordania atas perang brutal Israel di Gaza dan kelaparan yang disengaja terhadap penduduknya.

Demonstrasi massa telah terjadi secara rutin di luar kedutaan sejak 7 Oktober dengan para demonstran menolak segala bentuk normalisasi dengan Israel dan menuntut Yordania untuk membatalkan perjanjian Wadi Araba tahun 1994 serta perjanjian-perjanjian lain dengan Israel.

Koordinator demo pada hari Minggu menyerukan warga Yordania untuk “mengepung kedutaan besar Zionis [Israel]” dan menyuarakan penolakan mereka terhadap “kejahatan pasukan pendudukan di Jalur Gaza, genosida […], pengepungan rumah sakit Al-Syifa dan mengutuk kejahatan pemerkosaan terhadap perempuan”.

Baca Juga

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Para demonstran juga menyerukan agar jembatan darat untuk barang-barang dari sejumlah negara Teluk ke Israel melalui Yordania diputus, menegaskan dukungan mereka terhadap perlawanan bersenjata Palestina, dan mengecam “ketidakberdayaan rezim-rezim Arab” dan “penyerahan diri mereka […] terhadap kehendak pendudukan Israel”.

Pada hari Senin, ‘Koalisi Partai Nasionalis dan Kiri’ Yordania mengutuk penangkapan dan kekerasan terhadap para demonstran dan menuntut pembebasan para tahanan.

Mereka menyebut penangkapan para demonstran “benar-benar bertentangan dengan pernyataan resmi Yordania terhadap serangan ke Gaza sejak serangan tersebut dimulai lebih dari enam bulan yang lalu”.

Pengacara hak asasi manusia Yordania, Loay Jamal Obeidat, mengatakan kepada The New Arab bahwa dari 101 demonstran yang ditangkap, sekitar 95 orang telah dibebaskan.

Ia mengatakan bahwa ia percaya penahanan tersebut lebih rumit dari sekedar sinyal dari pihak berwenang Yordania yang ingin melindungi kedutaan besar Israel dan menjaga hubungannya dengan Israel, AS, dan lainnya.

“Pihak berwenang tidak ingin apa yang terjadi di Gaza dijadikan alat untuk membangun gerakan massa patriotik di Yordania”.

Dia menjelaskan bahwa pihak berwenang takut akan “titik balik bersejarah seperti perang di Gaza” karena mereka telah bekerja selama “lebih dari 100 tahun untuk memecah belah masyarakat dan memecah belah barisan mereka, serta menghancurkan infrastruktur sosial dalam hal serikat pekerja, partai-partai [politik], perkumpulan, dan klub-klub”.

Ia menambahkan bahwa “gagasan aksi massa, aksi terorganisir, ditolak oleh pihak berwenang, seperti halnya oleh setiap pemerintahan di Dunia Ketiga”.

Namun, ia percaya bahwa protes-protes tersebut, baik di Yordania maupun di seluruh dunia, memiliki dampak yang membuat pemerintah-pemerintah di dunia mengambil jarak dengan Israel.*

Baca juga: Tak Lagi Diveto AS, Dewan Keamanan PBB Sahkan Resolusi Gencatan Senjata di Gaza

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:israelnormalisasipalestinaPerang Gazayordania
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Parlemen Prancis Pertimbangkan Buka Investigasi Dampak Uji Coba Senjata Nuklir di Pasifik Selatan
Tulisan selanjutnya Kaos Kaki Bertuliskan Allah, Pendiri dan Eksekutif KK Group Jadi Terdakwa

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Berita
3 Juni 2026 13:00
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

3 Juni 2026 12:08
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?