Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Saintek

Setelah Lahir Otak Bayi Berkembang Cepat

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 12 Agustus 2014 13:53 1:53 pm
Insan Kamil
Dipublikasikan 12 Agustus 2014 13:53
Bagikan
muhammad nama bayi
Bagikan

OTAK manusia berkembang cepat setelah dilahirkan dan mencapai setengah ukuran orang dewasa dalam waktu tiga bulan.

Temuan yang dipublikasikan jurnal Asosiasi Medis Amerika (JAMA) itu didapat sekelompok peneliti University of California, setelah memindai 87 otak bayi yang baru lahir sampai usia tiga bulan.

Dengan menggunakan teknik memindai yang canggih, para peneliti mendapati bahwa otak bayi laki-laki berkembang lebih cepat dibanding bayi perempuan.

Bagian otak yang berkembang lebih cepat ialah cerebellum, area di dalam otak yang mengatur gerakan. Adapun hippocampus, bagian ingatan di dalam otak, berkembang lebih lambat.

Seperti dilaporkan BBC, Selasa (12/8/2014), para peneliti juga menemukan bahwa besaran otak bayi yang lahir prematur 4% lebih kecil daripada bayi yang lahir setelah 9 bulan di kandungan.

Baca Juga

Lithium Air Laut
China Temukan Cara Baru Menambang Lithium Air Laut
7 dari 10 Warga Malaysia Ingin Medsos Dilarang untuk Anak di Bawah 14 Tahun
Warisi Generasi Old, Milenial Akan jadi ‘Generasi Terkaya dalam Sejarah’
Minum Air Zamzam Sembuhkan Sakit dan Kuatkan Hafalan
Ilmuwan Menemukan Koridor Tersembunyi di Piramida Agung Giza Mesir

Lalu, meski perkembangan otak bayi prematur lebih cepat, ukuran otak mereka 2% lebih kecil ketimbang bayi normal setelah tiga bulan dilahirkan.

Para ilmuwan mengatakan, penyusunan data ini dapat membantu mereka mengidentifikasi tanda-tanda awal gangguan perkembangan pada otak, seperti autisme.

Mengukur Perkembangan

Selama berabad-abad para dokter meninjau pertumbuhan otak dengan menggunakan alat pengukur untuk menghitung lingkar kepala bayi. Tapi pengukuran ini tidak selalu akurat mengingat bentuk kepala bayi amat bervariasi.

Penggunaan pemindai atau scanner yang dilakukan para peneliti University of California diyakini jauh lebih akurat. Melalui metode itu, mereka menemukan bahwa rata-rata otak bayi berkembang sekitar 1% per hari selama 90 hari.

Setelah periode tersebut, perkembangan otak menjadi 0,4% per hari.

Dr Martin Ward Platt yang merupakan spesialis kedokteran anak di Rumah Sakit Royal Victoria, Newcastle, Inggris, menyambut baik penelitian tersebut.

“Ini pertama kalinya seseorang mempublikasikan data akurat mengenai perkembangan otak bayi yang tidak didasari oleh kajian setelah bayi meninggal. Kajian ini menyediakan informasi berguna mengingat masa-masa itu sangat penting dalam hal perkembangan otak,” kata Platt yang tidak terlibat penelitian.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bayiotak
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ganti Rugi Kebakaran Kilang Pemboman AS di Iraq untuk Kepentingan Perusahaan Minyaknya
Tulisan selanjutnya Alasan Jokowi pilih Hendropriyono jadi Penasihat Intelijen

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Persenjatai Geng Kriminal untuk Rampok dan Usir Warga Palestina di Gaza

Berita
29 Agustus 2026 08:29
Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Saintek

Para Ilmuwan Lakukan Deteksi Autisme pada Rambut

9 Januari 2023 20:30
Saintek

Tantangan Teknologi, Banyak Orang Oversharing dan Umbar Aib di Media Sosial

26 Desember 2022 14:00
Saintek

(Video) Kuasa Allah, Ilmuwan Berhasil Merekam Tumbuhan yang Bernapas

23 Desember 2022 15:10
Saintek

Selandia Baru akan Siapkan Undang-undang agar Facebook dan Google Membayar Berita

5 Desember 2022 11:21
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?