Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Khawatir Serangan Iran Zionis Israel Acak GPS

Ama Farah
Terakhir diupdate: 5 April 2024 12:10 12:10 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 5 April 2024 12:05
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– GPS (global positioning system) diacak di seluruh wilayah yang dikuasai Zionis Israel guna mengacaukan serangan misil dan drone yang kemungkinan akan dilakukan oleh Iran.

Iran bersumpah akan melakukan pembalasan setelah gedung konsulatnya di Suriah hancur dalam serangan hari Senin – yang diyakini dilakukan oleh Zionis Israel – yang menewaskan 13 orang termasuk jenderal Korps Garda Revolusi Iran.

Israel Defense Forces (IDF) juga mengumumkan penundaan cuti bagi seluruh prajuritnya yang berada di unit tempur.

Pengumuman itu dikeluarkan sehari setelah anggota pasukan cadangan dipanggil untuk memperkuat unit pertahanan udara, lansir BBC Kamis (4/4/2024).

Pihak-pihak berwenang Israel meyakini bahwa ancaman serangan Iran di depan mata dan kemungkinan paling cepat akan dilakukan pada hari Jumat ini (5/4/2024), yang dikenal sebagai Hari al-Quds yaitu hari Jumat terakhir pada bulan Ramadhan.

Baca Juga

Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya

Pada hari itu biasanya perlawanan rakyat Palestina terhadap Zionis Israel dilakukan lebih gencar dibandingkan hari lain.

Hari Kamis, sistem GPS di bagian tengah wilayah yang dikuasai Israel diacak, dengan tujuan amunisi perang yang dibekali informasi titik sasaran tidak dapat mengenali lokasi targetnya dengan benar.

Warga Israel dikabarkan tidak dapat menggunakan layanan aplikasi berbasis lokasi di kota-kota besar seperti Tel Aviv dan Yerusalem yang jauh dari zona tempur aktif.

Situs web pemantau GPSJAM menunjukkan banyak gangguan sinyal GPS di berbagai wilayah yang dikuasai Israel.

Seorang produser BBC mengatakan GPS yang dipergunakannya menunjukkan lokasi di Kairo pada saat dirinya berada di Yerusalem, dan para pengguna lain menceritakan pengalaman serupa di media sosial.

Jubir IDF Rear Adm Daniel Hagari mengkonfirmasi bahwa negaranya menggunakan GPS blocking. Warga Israel diminta untuk menyetel lokasi mereka secara manual.

GPS sudah lebih dulu diacak di bagian utara Israel, dekat perbatasan Libanon, di mana Israel dan Hezbollah saling menyerang hampir setiap hari kurun enam bulan terakhir.

Secara terpisah, IDF mendesak masyarakat tidak panik belanja. Lewat platform X (Twitter) Hagari mengatakan, “Tidak perlu membeli generator, menimbun makanan dan menarik uang dari ATM.”

Dia juga mengatakan bahwa perkembangan situasinya akan diberitahukan kepada masyarakat secara berkala.

Berbagai media di Israel mengatakan sejumlah kedutaan negaranya telah diberi peringatan waspada atau dievakuasi menyusul kekhawatiran serangan oleh Iran. BBC tidak dapat memverifikasi kabar itu secara independen dan Israel tidak mengkonfirmasi kabar tersebut.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:GPSiranisrael
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Iron Dome Israel Arab ‘Israel’ Tingkatkan Pertahanan Udaranya Khawatir Serangan Balasan Iran
Tulisan selanjutnya Amerika Serikat akan Menempatkan Misil Jarak Menengah di Asia-Pasifik

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

Berita
2 September 2026 15:07
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Terbaru

  • Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Uni Eropa Bendera
Berita

Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil

5 September 2026 10:14
Berita

Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih

5 September 2026 09:34
Berita

Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’

3 September 2026 19:56
Syeikh Jarrah palestina
Berita

Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

3 September 2026 19:12
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?