Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Partai Korea Selatan Ini Melarang Anggotanya Main Golf Terbang Kelas Bisnis

Ama Farah
Terakhir diupdate: 16 April 2024 14:15 2:15 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 16 April 2024 14:15
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Rebuilding Korea Party, parpol baru yang didirikan oleh bekas menteri kehakiman Cho Kuk, menetapkan larangan bagi para anggotanya yang duduk di parlemen untuk bermai  golf, terbang di kelas bisnis dan memiliki mata uang kripto.

Partai itu, yang memiliki 12 dari 300 kursi parlemen nasional Korea Selatan, mencapai kesepakatan tersebut saat digelar pelatihan bagi anggotanya yang masuk dewan legislatif di kota Gimhae hari Senin, kata pejabat partai seperti dilansir kantor berita Yonhap Selasa (16/4/2024).

Para wakil rakyat dari Rebuilding Korea Party (RKP) juga dilarang menggunakan ruangan VIP di bandara, berinvestasi saham dan harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan partai sebelum membeli properti real-estate.

Pendiri RKP Cho Kuk merupakan pensiunan profesor hukum ternama di Seoul National University. Dia pernah menjabat sebagai sekretaris senior kepresidenan dari 2017 sampai 2019 di masa Presiden Moon Jae-in.

Sebagai salah satu pembantu Moon paling dekat, Cho kemudian diangkat menjadi menteri kehakiman pada September 2019. Namun, sekitar satu bulan kemudian dia mengundurkan diri dari jabatan menteri akibat dilakukannya penyelidikan penipuan akademik yang melibatkan anak-anaknya oleh Kejaksaan Agung yang ketika itu dipimpin oleh Yoon Suk Yeol, yang sekarang menjabat presiden Korea Selatan.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

RKP termasuk partai yang mendorong agar pemerintahan Yoon – yang saat ini sedang bersitegang dengan dokter di seantero Korea Selatan – dibubarkan lebih dini.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Korea Selatanpartai
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Huawei Pakai Chip AI Buatan Intel Partai Republik Salahkan Presiden Joe Biden
Tulisan selanjutnya Uksup Australia Ditusuk Saat ‘Live Streaming’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Berita
15 Juli 2026 21:36
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

15 Juli 2026 21:25
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?