Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Tak Pasang Logo, KFC Aljazair Kembali Beroperasi Usai Tutup Didemo Warga

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 26 April 2024 00:00 12:00 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 26 April 2024 06:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Gerai Kentucky Fried Chicken (KFC) pertama di Aljazair telah kembali beroperasi setelah penutupan sementara akibat serangkaian demonstrasi pro-Palestina pada minggu lalu, lansir Arab News (25/04).

Namun, restoran yang terletak di pinggiran kota Aljir, Dely Ibrahim, membuka kembali pelayanannya tanpa logo Colonel Sanders di bagian luarnya.

Masih belum jelas apakah gerai tersebut telah berganti kepemilikan atau tetap berada di bawah naungan Yum! Brands, perusahaan induk KFC.

Pada 16 April, sejumlah demonstran berkumpul di luar restoran makanan cepat saji itu, menyerukan boikot dan menyatakan solidaritas dengan warga Palestina di tengah genosida Gaza oleh Zionis Israel.

Para pengunjuk rasa yang mengenakan bendera Palestina menyuarakan dukungan untuk “para martir Palestina” sambil menghalangi akses ke etalase gerai KFC tersebut.

Baca Juga

Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli
Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad
Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang
Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli
Pilot Berkewarganegaraan Indonesia, Pesawat Ethiopian Airlines Dilarang Mendarat di ‘Israel’

KFC telah menghadapi reaksi keras karena dianggap memiliki hubungan dengan Israel, dengan Yum! telah melakukan investasi di perusahaan rintisan Israel, termasuk TicTuk, sebuah perusahaan yang memungkinkan pelanggan memesan makanan di jejaring sosial dan aplikasi pesan, dan Dragontail, sebuah perusahaan perangkat lunak sistem yang berspesialisasi dalam pemrosesan makanan.

Sebagai tanggapan, gerakan Boikot, Divestasi, Sanksi menetapkan perusahaan saudaranya, Pizza Hut, sebagai “target boikot organik,” karena “keterlibatan merek dalam genosida dan apartheid Israel terhadap Palestina.”

Sementara penutupan sementara gerai KFC dinilai sebagai sebuah keberhasilan oleh para demonstran, pembukaan kembali gerai tersebut memicu kekecewaan di antara beberapa warga Aljazair.

Sejak dimulainya perang, waralaba McDonald’s di Timur Tengah dan Asia Tenggara, salah satu merek utama yang menjadi target boikot, telah menjauhkan diri dari perusahaan induknya, dengan alasan bahwa mereka 100 persen lokal dan mendukung Palestina.

Pembukaan cabang KFC di Aljazair mendapat banyak sorotan lantaran sejarah negara tersebut terhadap gerai makanan Barat serta peraturan investasi asing yang ketat, yang biasanya melarang pendirian waralaba makanan atau minuman asing.

Upaya-upaya sebelumnya untuk mendirikan gerai tanpa persetujuan resmi, seperti kemunculan singkat “Starbucks” palsu, telah ditanggapi dengan cepat dan ditutup.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Aksi Bela PalestinaAljazairBDSboikotboikot Israelkfc
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Khutbah Jumat: Keagungan dan Kemuliaan Ibadah Dua Setengah Persen
Tulisan selanjutnya Gunakan Teknologi AI Guru Olahraga di Amerika Fitnah Kepala Sekolah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bangun Sinergi Strategis, Hidayatullah Sumut dan Kadin Medan Jajaki Kolaborasi Penguatan Ekonomi Serta SDM

Berita
9 Oktober 2026 18:15
Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad
Pilot Berkewarganegaraan Indonesia, Pesawat Ethiopian Airlines Dilarang Mendarat di ‘Israel’
Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli
Tiga Pria Mengaku Merencakan Serangan Terhadap Masjid Maryam di Galway

Terbaru

  • Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli
  • Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad
  • Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang
  • Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli
  • Pilot Berkewarganegaraan Indonesia, Pesawat Ethiopian Airlines Dilarang Mendarat di ‘Israel’
  • PBB Catat Kenaikan Angka Kemiskinan Dunia, 1 Miliar Orang Terdampak
  • Bandara King Khalid Riyad Ditutup Hingga 15 Oktober Imbas Serangan Houthi
  • Kecam Serangan Bandara King Khalid Saudi, Dewan Dakwah: Tidak Dapat Dibenarkan
  • Tiga Pria Mengaku Merencakan Serangan Terhadap Masjid Maryam di Galway
  • Serangan Drone Paramiliter Sudan Tewaskan 41 Orang Dekat Perbatasan Ethiopia

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

PBB Catat Kenaikan Angka Kemiskinan Dunia, 1 Miliar Orang Terdampak

13 Oktober 2026 05:30
Berita

Bandara King Khalid Riyad Ditutup Hingga 15 Oktober Imbas Serangan Houthi

13 Oktober 2026 00:13
Berita

Kecam Serangan Bandara King Khalid Saudi, Dewan Dakwah: Tidak Dapat Dibenarkan

12 Oktober 2026 23:35
Berita

Serangan Drone Paramiliter Sudan Tewaskan 41 Orang Dekat Perbatasan Ethiopia

11 Oktober 2026 20:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?