Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

‘Israel’ Belum Terima Proposal Hamas, Tapi Kirim Tim Perunding    

Ahmad
Terakhir diupdate: 7 Mei 2024 07:53 7:53 am
Ahmad
Dipublikasikan 7 Mei 2024 08:15
Bagikan
Benyamin Netanyahu bersama Kabinet Perang
Bagikan

Hidayatullah.com—Sementara keluarga tawanan ‘Israel’ memohon Benyamin Netanyahu menerima proposal kesepakatan gencatan senjata yang ditawarkan Hamas, Kabinet Perang Israel mengatakan para perunding akan bertemu dengan para mediator dan tetap memerintahkan pasukan IDF melanjutkan operasi serangan Rafah.

Hari Senin (6/5/2024), Hamas menerima proposal tawaran gencatan senjata yang dimediasi Mesir dan Qatar. Termasuk proposal pembebasan sandera, namun para pejabat Zionis mengatakan persyaratan Hamas tidak memenuhi persyaratan penting yang diinginkan pihak penjajah.

“Setelah Hamas menyetujui usulan para mediator untuk melakukan gencatan senjata, kini keputusan berada di tangan penjajah Israel, apakah mereka akan menyetujui perjanjian gencatan senjata atau menghalanginya,” kata seorang pejabat senior Hamas kepada AFP, tak lama setelah kantor pemimpin Hamas Ismail Haniyah mengumumkannya.

Namun setelah menerima tanggapan Hamas, para pejabat Israel mengatakan persyaratan yang ditawarkan Hamas tidak sesuai dengan persyaratan yang disetujui pihak penjajah.

Senin malam, Kantor Perdana Menteri mengatakan Kabinet Perang telah memutuskan dengan suara bulat melanjutkan operasi IDF di Rafah “untuk menerapkan tekanan militer terhadap Hamas, dengan tujuan mencapai kemajuan dalam pembebasan sandera dan tujuan perang lainnya.”

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Pernyataan itu mengatakan tawaran terbaru Hamas “jauh dari [memenuhi] persyaratan penting Israel”, tulis Time of Israel.

Pada saat yang sama, kata pernyataan itu, penjajah tetap akan mengirimkan tim untuk mengadakan pembicaraan dengan para mediator guna “mencapai kemungkinan mencapai kesepakatan dengan syarat-syarat yang dapat diterima oleh Israel.”

Tak lama setelah itu, ‘Israel’ memulai serangan brutal di kota yang padat penduduk.

BREAKING: Hamas Confirm to Egypt & Qatar That It Agrees to the Ceasefire Agreement

Israel Continues to Bomb Rafah

No Acceptance From Israel Yet

Israel Doesn't Want To Stop the Genocide pic.twitter.com/Ky5wswYlSJ

— Khalissee (@Kahlissee) May 6, 2024

Sekretaris Jenderal Liga Arab, Aboul Gheit meskipun Hamas telah menerima tawaran gencatan senjata Mesir-Qatar, manuver penjajah ‘Israel’ tetap menunjukkan niat buruknya.

Sekretaris Jenderal Liga Arab, Aboul Gheit meskipun Hamas telah menerima tawaran gencatan senjata Mesir-Qatar, manuver penjajah ‘Israel’ tetap menunjukkan niat buruknya.

“Saya menyerukan kepada Dewan Keamanan PP dan negara-negara Barat untuk memikul tanggung jawab mereka dan mengekang penjajah untuk mencegah situasi semakin buruk,” ujarnya.

Tekanan Keluarga Tawanan

Di Tel Aviv, keluarga dari beberapa tawann dan pengunjuk rasa memblokir lalu lintas di Jalan Raya Ayalon, menabuh genderang, meniup pengeras suara dan menyalakan api.

🚨#BREAKING: PROTESTS ERUPT ALL ACROSS ISRAEL – TEL AVIV ON FIRE

The largest protest to take the streets and they are demanding an immediate ceasefire deal with the Palestinian resistance

Protests so far are in 16 different locations across israel this includes blocking main… pic.twitter.com/r59ui65a2d

— Suppressed News. (@SuppressedNws) May 6, 2024

Mereka mendesak pemerintah Netanyahu segera menerima kesepakatan untuk memulangkan orang yang mereka cintai.

Beberapa pengunjuk rasa memegang spanduk yang mengacu pada Hari Peringatan Holocaust pada hari Senin, bertuliskan “Never Again?” Aksi protes juga terjadi di dalam dan sekitar Lapangan Paris di Yerusalem, dan di tempat lain di wilayah Palestina yang kini dicaplok Israel itu, mendesak pemerintah Netanyahu menandatangani perjanjian tersebut.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Benyamin Netanyahugazagencatan senjataHAMASHeadlineisraelkabinet perangpalestina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Rentetan Rudal Al-Qassam Tewaskan 4 Tentara ‘Israel’ dan Lukai Belasan Lainnya
Tulisan selanjutnya Didalangi Orang ‘Israel’, Polisi Turki Bongkar Jaringan Perdagangan Organ Manusia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Berita
18 Juli 2026 11:26
Mojtaba Khamenei Janji akan Menuntut Balas Kematian Ayahnya
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

15 Juli 2026 21:25
Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

15 Juli 2026 20:18
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?