Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

AstraZeneca Tarik Vaksin Covid dari Peredaran di Seluruh Dunia

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 8 Mei 2024 10:56 10:56 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 8 Mei 2024 11:30
Bagikan
Embargo Vaksin India
Bagikan

Hidayatullah.com – Perusahaan farmasi asal Inggris-Swedia, AstraZeneca, menarik vaksin Covid-19 dari peredaran di seluruh dunia, pada hari Selasa (07/05).

Vaksin tersebut tidak lagi dapat digunakan di Uni Eropa setelah perusahaan tersebut secara sukarela menarik “izin pemasarannya,” kata laporan itu.

Permohonan untuk menarik vaksin Covid-19 dibuat pada 5 Maret dan mulai berlaku pada 7 Mei, menurut laporan tersebut, yang menambahkan bahwa permohonan serupa akan dilakukan di Inggris dan negara-negara lain yang telah menyetujui vaksin tersebut, yang dikenal sebagai Vaxzevria, dalam beberapa bulan mendatang.

AstraZeneca belum menanggapi permintaan media untuk memberikan komentar.

Pada bulan April lalu, AstraZeneca, perusahaan farmasi di balik pengembangan vaksin Covishield untuk melawan COVID-19, untuk pertama kalinya mengakui dalam dokumen pengadilan bahwa vaksinnya dapat menyebabkan efek samping yang jarang terjadi yakni penggumpalan darah fatal dan jumlah trombosit rendah.

Baca Juga

Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil

Gugatan hukum yang diajukan terhadap perusahaan tersebut di Inggris, yang menuntut ganti rugi hampir £100 juta untuk sekitar 50 korban, mengklaim bahwa Covishield menyebabkan kematian dan cedera parah.

“Diakui bahwa vaksin [AstraZeneca] dapat, dalam kasus yang sangat jarang, menyebabkan TTS. Mekanisme penyebabnya tidak diketahui,” kata perusahaan itu dalam dokumen pengadilan pada bulan Februari, demikian dilaporkan Telegraph.

Trombosis dengan Sindrom Trombositopenia adalah suatu kondisi yang ditandai dengan pembentukan gumpalan darah dan jumlah trombosit yang rendah dalam aliran darah.

“Lebih lanjut, TTS juga dapat terjadi tanpa adanya vaksin [AstraZeneca] (atau vaksin apa pun). Penyebab dalam setiap kasus individu akan menjadi masalah untuk bukti ahli,” tambahnya.

Salah satu korban menuduh bahwa ia mengalami pembekuan darah karena vaksin tersebut, yang menyebabkan kerusakan otak permanen dan membuatnya tidak dapat bekerja.

Vaksin ini diberikan untuk mencegah COVID-19 di lebih dari 150 negara, termasuk India dan Inggris.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AstraZenecavaksin Covid-19
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya UHRP: Diperkirakan 1 dari 26 Warga Uyghur Dipenjara
Tulisan selanjutnya Perhatian!! Melanggar Aturan Haji 2-20 Juni 2024 Terancam Penjara Denda Deportasi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

Berita
1 September 2026 12:00
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih

5 September 2026 09:34
Berita

Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’

3 September 2026 19:56
Syeikh Jarrah palestina
Berita

Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

3 September 2026 19:12
Audiensi antara Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersama Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI dalam membahas potensi dan tata kelola pelaksanaan dam Haji di Indonesia, termasuk peluang pemanfaatan daging dam bagi masyarakat yang membutuhkan di Jakarta, Rabu (292026). ANTARAHO-Baznas RI
Berita

Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

3 September 2026 15:08
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?