Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Mahathir: AS ingin Malaysia ‘Berhenti Kirim Bantuan’ ke Gaza

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 15 Mei 2024 22:58 10:58 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 15 Mei 2024 22:58
Bagikan
Dr Mahathir Mohammad
Bagikan

Hidayatullah.com – Mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad, mengatakan Amerika Serikat (AS) ingin Malaysia “menghentikan pengiriman bantuan kemanusiaan” ke Gaza, Anadolu Agency melaporkan.

“Amerika berpikir bahwa bantuan kemanusiaan tidak boleh diberikan ke Gaza. Hal ini karena dapat membantu Hamas untuk bertahan hidup,” tulis Mahathir di X pada Senin.

“Hal yang tepat untuk dilakukan, menurut Amerika, adalah bom dan roket dipasok ke Israel. Hal ini dapat membunuh warga Gaza Palestina yang dikatakan melindungi Hamas,” tambahnya.

Tentang bantuan Malaysia, ia mengatakan: “Jumlah uang yang sangat kecil hanya dapat membeli makanan dan minuman. Senjata sangat mahal, mencapai jutaan dolar.”

Negara tetangga Indonesia ini telah menyumbangkan lebih dari USD 4,2 juta dalam bentuk bantuan kepada warga Palestina sejak ‘Israel’ melancarkan perangnya pada tanggal 7 Oktober lalu.

Baca Juga

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Selain itu, Singapura juga telah memberikan komitmen tahunan sebesar USD 200.000 kepada badan pengungsi PBB untuk Palestina (UNRWA) dari tahun 2021 hingga tahun depan.

“Mungkin tidak ada Hamas. Hanya perempuan, anak-anak, dan bayi Palestina di Gaza yang akan terbunuh. Ini adalah kerusakan tambahan. Tidak apa-apa, menurut Amerika,” tambah Mahathir.

Entitas Zionis ‘Israel’ telah melancarkan serangan brutal ke Jalur Gaza sebagai pembalasan atas serangan Hamas pada 7 Oktober lalu, yang menewaskan 1.200 orang.

Namun, sejak saat itu, Haaretz mengungkapkan bahwa helikopter dan tank-tank penjajah ‘Israel’ telah membunuh banyak dari 1.139 tentara dan warga sipil yang diklaim oleh ‘Israel’ sebagai korban dari perlawanan Palestina.

Lebih dari 35.000 warga Palestina telah terbunuh di Gaza, sebagian besar perempuan dan anak-anak, dan lebih dari 78.700 lainnya terluka, menurut otoritas kesehatan Palestina.

Lebih dari tujuh bulan setelah perang ‘Israel’, sebagian besar wilayah Gaza menjadi reruntuhan, mendorong 85 persen penduduk daerah kantong tersebut menjadi pengungsi internal di tengah blokade makanan, air bersih, dan obat-obatan yang melumpuhkan, menurut PBB.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bantuan kemanusiaangazagenosida GazaMahathir MohamadMalaysiapalestina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menyikapi Polemik Hukum Musik
Tulisan selanjutnya Masuk Makkah Tanpa Izin Selama Musim Haji, Denda Rp425 Juta Menanti

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Berita
1 Juni 2026 13:00
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Masjid Al Aqsha BSD Sembelih 198 Hewan Qurban, Distribusi hingga Aceh dan NTT
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Terbaru

  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

3 Juni 2026 12:08
Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

3 Juni 2026 09:20
Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

3 Juni 2026 06:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?