Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Hasil Audit Queensland Australia Donasi Sperma Rawan Tertukar

Ama Farah
Terakhir diupdate: 5 Juli 2024 10:56 10:56 am
Ama Farah
Dipublikasikan 5 Juli 2024 10:56
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Perintah pemusnahan sperma yang dibekukan dikeluarkan di negara bagian Queensland, Australia, setelah hasil audit oleh lembaga pengawas menemukan hampir setengah dari sampel fertilitas yang diambil berisiko mengalami misidentifikasi alias rawan tertukar.

Misidentifikasi ini menimbulkan risiko kesalahan informasi genetika dan catatan medis, serta memperbesar peluang terjadinya inses tidak disengaja.

Queensland merupakan salah satu negara bagian Australia di mana industri IVF atau bayi tabung terbesar berada. Namun, belakangan semakin banyak terjadi gugatan malpraktik.

Menurut data pemerintah, satu dari enam pasangan di Australia menghadapi kesulitan untuk memiliki keturunan, dan banyak dari mereka semakin bergantung pada donor untuk bisa hamil.

Ombudsman bidang kesehatan di Queensland belum lama ini bergerak memeriksa sektor bisnis bernilai jutaan dolar itu. Hasilnya, ditemukan sejumlah masalah besar sistemik berkaitan dengan kualitas dan keselamatan bagi konsumen, donor dan anak atau bayi yang dihasilkan.

Baca Juga

Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya

Laporan ombudsman itu menyebutkan 42% sperma donasi, sel telur yang dititipkan dan embrio yang dihasilkan lewat proses IVF atau bayi tabung, memiliki masalah identifikasi dan ketertelusuran atau bahasa mudahnya kemungkinan tertukar atau rawan tertukar. Masalah yang ditemukan antara lain Klinik IVF salah merekatkan label pada sperma donor dan sel telur dan embrio, atau menempatkannya di tempat yang di bawah standar laboratorium sehingga kualitasnya menurun.

Ditemukan pula kasus-kasus di mana pasien menuding klinik IVF tidak memberikan informasi yang jelas tentang kondisi medis donor sperma atau sel telur (misal kemungkinan memiliki kelainan genetik atau penyakit turunan tertentu), salah mengidentifikasi sel telur dan embrio, serta keliru atau tertukar memakai sperma yang salah. Sehingga terjadi beberapa kasus di mana orangtua memiliki anak-anak dari ayah biologis yang berbeda-beda (karena sperma yang dipakai tertukar).

Ombudsman meminta supaya semua klinik fertilitas memusnahkan semua material donor yang disimpan yang tidak sesuai dengan standar identifikasi.

Tidak jelas berapa banyak sampel sperma donor yang harus dimusnahkan. Namun, ombudsman mengatakan jumlahnya ribuan. Sampel sperma yang dibekukan sebelum tahun 2020 dikategorikan sebagai “risiko tinggi” karena belum memenuhi ketentuan terbaru “saksi ganda”, di mana harus ada pernyataan dua profesional IVF yang menyaksikan dan menyatakan bahwa sampel diberi label yang benar.

Anastasia Gunn, seorang ibu yang menggugat sebuah klinik fertilitas di Queensland, mengaku tidak terkejut dengan hasil temuan ombudsman tersebut. Dia mengatakan kepada Guardian Australia bahwa pada 2014 dia mendapatkan sperma donor yang keliru.

“Mengerikan sekali membayangkan berapa banyak pasien yang tanpa sadar mengandung anak dari sperma yang keliru,” ujarnya, seperti dikutip Guardian Australia Selasa (2/7/2024).

“Mengapa klinik-klinik itu tidak memeriksa ulang ketika mereka membuat manusia? Dampak dari kesalahan ini bertahan selama beberapa generasi,” imbuhnya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AustraliaQueenslandsperma
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pria Iran Pelaku Penembakan di Pawai LGBT Oslo Dibui 30 Tahun
Tulisan selanjutnya Arfadia dengan Integrasi AI (Artificial Intelligence) dalam Strategi SEO

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’

Berita
3 September 2026 19:56
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Terbaru

  • Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih

5 September 2026 09:34
Syeikh Jarrah palestina
Berita

Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

3 September 2026 19:12
Audiensi antara Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersama Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI dalam membahas potensi dan tata kelola pelaksanaan dam Haji di Indonesia, termasuk peluang pemanfaatan daging dam bagi masyarakat yang membutuhkan di Jakarta, Rabu (292026). ANTARAHO-Baznas RI
Berita

Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

3 September 2026 15:08
Berita

Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat

3 September 2026 14:11
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?