Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Jamaah Jumat Masjid Istiqlal Doakan Pemimpin Hamas Ismail Haniyah  

Ahmad
Terakhir diupdate: 2 Agustus 2024 22:38 10:38 pm
Ahmad
Dipublikasikan 3 Agustus 2024 05:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Ratusan jamaah Masjid Istiqlal di Jakarta melaksanakan shalat gaib setelah shalat Jumat. Hal ini dilakukan untuk mendoakan Pemimpin Hamas, Ismail Haniyah yang tewas saat melakukan kunjungan ke Iran.

Adapun Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar, mengajak seluruh jamaah untuk kembali melaksanakan shalat gaib. Shalat tersebut dipimpin secara langsung oleh Imam Besar.

Setelah melaksanakan shalat gaib, Nasaruddin Umar berdoa agar Palestina segera meraih kemerdekaan. Kemudian, Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Zuhair menyampaikan rasa terima kasih kepada rakyat Indonesia yang terus mendukung perjuangan Palestina.

“Kami sangat berterima kasih atas sikap dari masyarakat Indonesia yang kami banggakan dan insya Allah terus bersama memerdekakan kemerdekaan Palestina,” kata Zuhair usai shalat gaib di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Jumat 2 Agustus 2024, kutip TVRINews.

Tak hanya itu, Duta Besar Iran, Mohammad Boroujerdi turut hadir dan mengatakan bahwa tindakan tersebut semakin memperlihatkan sisi gelap dari rezim Zionis kepada dunia.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

“Pembunuhan Syahid Ismail Haniyah oleh rezim Zionis adalah bukti lain dari sifat teroris, agresif, pelanggar hukum dan kriminal dari rezim pendudukan Al-Quds,” tutur Dubes Iran.

“Aksi teroris ini tidak hanya melanggar prinsip dan aturan hukum internasional dan Piagam PBB; melainkan hal ini dianggap sebagai ancaman serius terhadap perdamaian serta keamanan regional dan internasional,” sambungnya.

Untuk diketahui, Peti mati Ismail Haniyah, pemimpin Hamas yang tewas akibat serangan di Teheran tiba di Doha, Qatar pada Kamis, 1 Agustus 2024 malam setelah prosesi pemakaman dilaksanakan di Iran.

Haniyah, yang tinggal di Vinil di negara Teluk bersama anggota lainnya dari kantor politik Hamas, direncanakan akan dimakamkan di Qatar pada hari Jumat, 2 Agustus 2024. Pemakaman tersebut akan dilakukan setelah shalat di Masjid Imam Muhammad bin Abdul Wahhab, yang merupakan masjid terbesar di Doha.

Haniyah memainkan peran penting dalam perundingan gencatan senjata di Gaza, dengan bernegosiasi dengan mediator Qatar, yang memimpin negosiasi di belakang layar selama berbulan-bulan dengan Mesir dan Amerika Serikat.

Komunitas internasional menuntut gencatan senjata segera di Gaza, namun Haniyah sebelumnya mengklaim bahwa ‘Israel’ berusaha mencegahnya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HAMASismail haniyahMasjid Istiqlalshalat ghaibShalat Jumat
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hamas Bantah Tuduhan Kematian Mohammad Dheif
Tulisan selanjutnya Bekas Kepala Kepolisian Nasional Honduras Dihukum Penjara 19 Tahun di AS Gegara Kokain

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Berita
18 Juli 2026 11:26
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

15 Juli 2026 21:25
Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

15 Juli 2026 20:18
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?