Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Lonjakan Kasus Covid-19 di Korea Selatan Meningkat

Ama Farah
Terakhir diupdate: 24 Agustus 2024 09:18 9:18 am
Ama Farah
Dipublikasikan 24 Agustus 2024 09:35
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Asosiasi Medis Korea Selatan (KMA) telah memperingatkan bahwa lonjakan kasus Covid-19 dan pemogokan yang sedang berlangsung oleh dokter peserta pelatihan dapat menyebabkan banyak bangsal darurat di Korea Selatan ditutup bulan depan.

Namun pemerintah melalui Kementerian Kesehatan membantah adanya risiko penutupan ruang gawat darurat yang dilakukan oleh KMA.

Sebab, klaimnya, pemerintah akan selalu memberikan dukungan tambahan bila diperlukan.
Ribuan dokter peserta pelatihan berhenti bekerja pada tanggal 20 Februari untuk memprotes rencana pemerintah yang menambah jumlah dokter secara drastis.

Situasi dilaporkan semakin kritis ketika banyak dokter juga dikabarkan sedang berlibur karena libur umum bersamaan dengan Festival Chuseok.

Namun pemerintah melalui Kementerian Kesehatan membantah adanya risiko penutupan ruang gawat darurat yang dilakukan oleh KMA.

Baca Juga

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Sebab, klaimnya, pemerintah akan selalu memberikan dukungan tambahan bila diperlukan.

Sebelumnya, ribuan dokter peserta pelatihan berhenti bekerja pada 20 Februari untuk memprotes rencana pemerintah menambah jumlah dokter secara drastis.

Rencana tersebut dilaporkan penting untuk mengatasi kekurangan dan melayani populasi lanjut usia di Korea Selatan.

Pemogokan para dokter menilai rencana pemerintah akan mengikis kualitas layanan kesehatan.
Setelah itu, kata KMA, jika gelombang kasus Covid-19 mencapai puncaknya pada September, maka akan terjadi lonjakan pasien sehingga unit gawat darurat harus ditutup secara berurutan.

Korea Selatan saat ini mengalami peningkatan kasus Covid-19 pada bulan ini, namun Kementerian Kesehatan setempat menyatakan bahwa lebih dari 95 persen pasien merupakan kasus yang dapat dirawat di klinik.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:covid-19Korea Selatan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Penjualan McDonald’s Turun untuk Pertama Kalinya dalam 4 Tahun
Tulisan selanjutnya Indonesia Darurat Pornografi, Pemerintah Dorong Satgas Pencegahan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah

Berita
20 Juli 2026 12:51
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

18 Juli 2026 11:26
Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

18 Juli 2026 10:48
Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

18 Juli 2026 10:26
Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

18 Juli 2026 10:12
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?