Hidayatullah.com–Empat Negara Arab yang menuduh Qatar mendukung kegiatan terorisme setuju untuk memperpanjang periode bagi Doha memenuhi daftar 13 tuntutan yang ditetapkan.
Sebelumnya, Saudi cs mengajukan 13 tuntutan sebagai syarat pencabutan blokade, dan perbaikan hubungan pada awal pekan ini. Beberapa tuntutan itu antara lain, Qatar harus memutuskan hubungan diplomatik dengan Iran, menutup pangkalan militer Turki di Doha, berhenti mendanai tokoh dan organisasi pejuang Palestina yang disebut Qatar sebagai ‘teroris’ dan menutup Aljazeera.
Doha diberi waktu sepuluh hari untuk memenuhi 13 tuntutan yang disampaikan Kuwait sebagai mediator pada 23 Juni 2017 lalu. Batas waktu tersebut akan habis pada pertengahan pekan depan.
Baca: Saudi Sebut Pangkalan Militer Turki di Qatar ‘Memperumit’ Situasi
Namun pihak Qatar mengklaim tuduhan Arab Saudi cs tidaklah berdasar. Menurut Qatar, permintaan menutup stasiun TV Aljazeera dan menutup pangkalan militer Turki di negara itu sebagai keterlaluan dan patut ditolak.
Menteri Luar Negeri Qatar, Sheikh Mohammed bin Abdulrahman al-Thani menyatakan, tuntutan yang diajukan oleh Arab Saudi, Bahrain, Mesir, dan Uni Emirat Arab (UEA) sesungguhnya dibuat pasti akan ditolak oleh Qatar.
Baca: Negara Arab Riilis 13 Daftar Permintaan sebagai Syarat Akhiri Krisis Qatar
Meski mengakui tidak realistis, pihaknya menyatakan pihaknya siap untuk menegosiasikan hal ini.
“Ini bukan tentang terorisme, ia tentang menutup kebebasan berbicara,” katanya dikutip Reuters dalam konferensi pers bersama setelah pembicaraan dengan Menteri Luar Negeri Jerman Sigmar Gabriel Jerman.*/Nashirul Haq AR