Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Turki Resmi Ajukan Permintaan untuk Gabung BRICS

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 4 September 2024 16:03 4:03 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 3 September 2024 21:37
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Turki secara resmi mengajukan permintaan untuk bergabung dengan kelompok negara BRICS, menurut Bloomberg pada Senin (02/09/2024).

Mengutip sejumlah narasumber, Bloomberg melaporkan Turki “berupaya memperluas pengaruh globalnya dan menjalin hubungan baru di luar sekutu-sekutu lamanya di Barat.”

Presiden Recep Tayyip Erdogan percaya “bahwa pusat geopolitik sedang bergerak menjauh dari negara-negara maju.”

Keinginan bergabung BRICS, menurut Erdogan, “mencerminkan harapan Turki untuk menjalin hubungan dengan semua pihak di dunia yang multipolar sambil memenuhi kewajibannya sebagai anggota NATO.”

Pada awal Juni, Menlu Turki Hakan Fidan memuji BRICS, menyebutnya sebagai alternatif yang baik untuk Uni Eropa.

Baca Juga

Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Terhentinya upaya Turki untuk bergabung dengan Uni Eropa semakin mendekatkan negara tersebut dengan BRICS.

Meski Turki telah lama menjadi anggota NATO, pembahasan untuk keanggotaan Uni Eropa terus menghadapi hambatan sejak dimulai pada tahun 2005. Turkiye telah mengajukan permohonan untuk bergabung dengan organisasi pendahulu Uni Eropa, EEC, pada tahun 1987.

“Turki mengajukan permohonan untuk bergabung dengan BRICS beberapa bulan yang lalu di tengah-tengah rasa frustasi karena kurangnya kemajuan dalam upaya mereka untuk bergabung dengan UE,” ujar narasumber kepada Bloomberg.

Setelah Rusia menjadi negara yang paling banyak dijatuhi sanksi di dunia setelah dimulainya perang di Ukraina pada tahun 2022, blok BRICS mulai secara serius mengupayakan penciptaan mata uang bersama untuk mendevaluasi perdagangan dan menghindari sanksi-sanksi Barat.

BRICS, awalnya hanya beranggotakan Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan. Pada tahun 2010, kelompok negara itu mulai menyertakan negara lain, seperti Mesir, Iran, UEA, dan Ethiopia.

Pada 26 Agustus lalu, melalui Duta Besar di Moskow, Otoritas Palestina menyampaikan rencananya mengajukan permohonan untuk bergabung dengan BRICS.

“Hal yang berbeda dan indah dari BRICS dibandingkan dengan Uni Eropa adalah bahwa BRICS mencakup semua peradaban dan ras. Jika ini bisa menjadi sedikit lebih institusional, ini akan menghasilkan manfaat yang serius,” kata Fidan pada awal Juni lalu.

Fidan mengkonfirmasi dalam sebuah wawancara di akhir bulan itu bahwa negaranya mungkin akan mengajukan permohonan untuk meningkatkan kemitraan dialog dengan Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN).

Erdogan juga menunjukkan ketertarikannya untuk bergabung dengan Dewan Kerjasama Shanghai (SCO) milik Tiongkok. Pada awal tahun ini, ia menghadiri pertemuan SCO di Kazakhstan.

“Kita tidak harus memilih antara Uni Eropa dan SCO seperti yang dikatakan beberapa orang. Sebaliknya, kita harus mengembangkan hubungan kita dengan kedua organisasi ini dan organisasi-organisasi lain secara win-win,” kata presiden Turki pada saat menghadiri pertemuan tersebut.

“Turkiye dapat menjadi negara yang kuat, makmur, bergengsi dan efektif jika meningkatkan hubungannya dengan Timur dan Barat secara bersamaan. Cara lain selain ini tidak akan menguntungkan Turkiye, tetapi akan merugikannya,” tambah Erdogan.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BRICSPresiden Recep Tayyip ErdoganTurkiTurkiye
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya intelijen turki Turki Bekuk Kepala Mossad di Istanbul, Bertugas Biayai Agen Lapangan
Tulisan selanjutnya Viral, Seruan Mengganti Adzan Maghrib dengan Running Text saat Misa Paus

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Berita
14 Juli 2026 14:52
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Terbaru

  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

18 Juli 2026 10:12
Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

18 Juli 2026 09:49
Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?