Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Uni Eropa, AS, dan Inggris Tandatangani Perjanjian Internasional Pertama Tentang Risiko AI

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 6 September 2024 10:23 10:23 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 6 September 2024 10:30
Bagikan
[Ilustrasi] Kecerdasan Buatan (AI)
Bagikan

Hidayatullah.com – Sejumlah negara besar seperti Uni Eropa, AS, dan Inggris baru saja mencatat sejarah dengan menandatangani perjanjian internasional pertama yang mengatur risiko kecerdasan buatan (AI) pada Kamis (05/09/2024)
.
Perjanjian yang mengikat secara hukum ini, bertujuan untuk memastikan bahwa AI tidak hanya mendorong inovasi tetapi juga tetap sejalan dengan hak asasi manusia, demokrasi, dan supremasi hukum.

Konvensi Kerangka Kerja Dewan Eropa tentang kecerdasan buatan dan hak asasi manusia, demokrasi, serta supremasi hukum ini dibuka untuk penandatanganan dalam konferensi para menteri kehakiman Dewan Eropa di Vilnius, ibu kota Lithuania.

Perjanjian ini merupakan perjanjian hukum internasional pertama dengan tujuan memastikan penggunaan sistem AI sepenuhnya selaras dengan hak asasi manusia, demokrasi, dan supremasi hukum.

Dalam pernyataannya, Dewan Eropa menyebutkan bahwa Konvensi Kerangka Kerja ini telah ditandatangani oleh Andorra, Georgia, Islandia, Norwegia, Moldova, San Marino, Inggris, serta Israel, AS, dan Uni Eropa.

Sekretaris Jenderal Dewan Eropa, Marija Pejcinovic Buric, menekankan pentingnya memastikan bahwa perkembangan AI mendukung “standar kita, bukan melemahkannya.”

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

“Konvensi Kerangka Kerja ini dirancang untuk memastikan hal itu. Ini adalah teks yang kuat dan seimbang, hasil dari pendekatan terbuka dan inklusif yang melibatkan berbagai perspektif ahli,” ujar Buric.

Buric juga mencatat bahwa Konvensi Kerangka Kerja ini adalah perjanjian yang terbuka dengan potensi jangkauan global. Ia berharap penandatanganan ini hanya awal dan akan segera diikuti dengan ratifikasi sehingga perjanjian ini dapat segera berlaku.

Perjanjian ini memberikan kerangka hukum yang mencakup seluruh siklus hidup sistem AI, mendorong kemajuan dan inovasi AI sambil mengelola risiko yang mungkin ditimbulkan terhadap hak asasi manusia, demokrasi, dan supremasi hukum.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AIArtificial Intelligencekecerdasan buatanPerjanjian
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bekas Wali Kota Taipei Ditahan dalam Kasus Korupsi
Tulisan selanjutnya Amerika Serikat Cemas China Akhiri Adopsi Anak oleh Orang Luar

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Berita
18 Juli 2026 09:30
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

15 Juli 2026 21:25
Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

15 Juli 2026 20:18
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?