Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Kebanyakan Warga Taiwan Siap Berjuang Menghadapi Serangan China

Ama Farah
Terakhir diupdate: 9 Oktober 2024 21:33 9:33 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 9 Oktober 2024 21:33
Bagikan
Taiwan.
Bagikan

Hidayatullah.com– Sebagian besar warga Taiwan bersedia mempertahankan pulau itu apabila terjadi serangan oleh China, tetapi mayoritas meyakini Beijing tidak mungkin menginvasi dalam lima tahun ke depan, menurut hasil jajak pendapat yang dirilis hari Rabu (9/10/2024).

China mengklaim Taiwan sebagai bagian wilayahnya dan beberapa tahun terakhir meningkatkan tekanan politik dan militer terhadap pulau yang memiliki pemerintahan sendiri itu.

Jajak pendapat yang dilakukan bulan lalu itu ditugaskan oleh Institute for National Defense and Security Research dan dirilis menjelang Hari Nasional Taiwan pada hari Kamis (10/9/2024), ketika Presiden Lai Ching-te akan menyampaikan pidato, lansir AFP.

Apabila terjadi serangan oleh China, 67,8 persen dari 1.214 responden mengatakan bahwa mereka “sangat bersedia atau agak bersedia” untuk berperang membela Taiwan, sementara 23,6 persen mengatakan mereka tidak akan melakukannya.

Hampir 64 persen responden menganggap “ambisi teritorial” China sebagai “ancaman serius.” Namun, 61 persen meyakini China tidak mungkin akan melancarkan serangan dalam lima tahun ke depan.

Baca Juga

Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya

Lebih dari 52 persen responden percaya bahwa Amerika Serikat, sekutu utama dan penyedia senjata terbesar Taiwan, akan mengirim pasukan untuk membantu menghadapi invasi China.

Namun hanya sekitar 40 persen yang berpikir Washington akan mengerahkan angkatan lautnya “untuk mematahkan” blokade China terhadap Taiwan.

Wakil Presiden AS Kamala Harris, yang juga kandidat presiden dari Partai Demokrat, mengatakan dalam sebuah wawancara belum lama ini bahwa Washington “tidak boleh mencari konflik” dengan China dan menolak untuk mengatakan apakah Washington akan menggunakan kekuatan militer apabila Taiwan diserang.

Direktur dinas intelijen Amerika Serikat CIA William Burns mengatakan tahun lalu bahwa Presiden Cina Xi Jinping sudah memerintahkan militer untuk bersiap melakukan invasi sukses ke pulau itu pada tahun 2027.

Lee Wen-chung, kepala eksekutif wadah pemikir berbasis di Taipei yang meminta supaya dilakukan jajak pendapat itu, mengatakan bahwa pada tahun 2027 Xi Jinping kemungkinan akan kembali mencalonkan diri untuk masa jabatan periode keempat.

“Supaya berhasil memperoleh kekuasaan pemerintahan untuk keempat kalinya pada tahun 2027, dia mungkin akan mengambil langkah-langkah yang relatif keras,” kata Lee.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:chinaTaiwan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kisah Lulusan Al-Azhar Membina Kader Da’i di Kaki Gunung Penanggungan Kisah Lulusan Al-Azhar Membina Kader Da’i di Kaki Gunung Penanggungan
Tulisan selanjutnya Benjamin Netanyahu Ancam Luluh Lantakkan Lebanon seperti Gaza

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi

Berita
2 September 2026 20:16
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Terbaru

  • Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Uni Eropa Bendera
Berita

Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil

5 September 2026 10:14
Berita

Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih

5 September 2026 09:34
Berita

Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’

3 September 2026 19:56
Syeikh Jarrah palestina
Berita

Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

3 September 2026 19:12
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?