Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Serangan Granat di Pasar Srinagar Kashmir

Ama Farah
Terakhir diupdate: 3 November 2024 19:53 7:53 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 3 November 2024 19:53
Bagikan
jam malam
Bagikan

Hidayatullah.com– Kepala menteri Kashmir yang diperintah India, hari Ahad (3/112024), mengecam serangan granat di sebuah pasar yang ramai di kota Srinagar, yang menurut laporan polisi dan media melukai beberapa orang.

“Tidak ada pembenaran untuk serangan yang menarget warga sipil yang tidak bersalah,” kata Omar Abdullah dalam sebuah pernyataan seperti dilansir AFP.

Abdullah tidak menyebutkan berapa orang yang terluka, tetapi seorang polisi senior – yang tidak berwenang berbicara kepada media – mengatakan bahwa sembilan orang terluka, semuanya warga sipil.

Press Trust of India (PTI) melaporkan puluhan polisi dan tentara bersenjata menutup area di sekitar lokasi kejadian.

Hindustan Times mengutip keterangan Tasneem Showkat, seorang dokter SMHS Hospital, mengatakan sedikitnya delapan orang terluka dirawat di rumah sakit itu.

Baca Juga

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

“Korban luka terdiri dari delapan pria dan seorang wanita,” kata Showkat, seraya menambahkan semuanya dalam kondisi stabil.

Kashmir yang mayoritas penduduknya Muslim terbagi antara India dan Pakistan sejak kemerdekaan mereka dari penjajahan Inggris pada tahun 1947.

Sedikitnya 500.000 tentaraa India dikerahkan di Kashmir, memerangi kelompok-kelompok separatis yang muncul sejak 1989. Ribuan orang telah menjadi korban.

Serangan granat itu terjadi sehari setelah tentara India menembak mati tiga tersangka militan dalam dua baku tembak terpisah.

Pada bulan Oktober, sekelompok orang bersenjata menyergap kendaraan militer dan membunuh lima orang, termasuk tiga tentara India.

Peristiwa itu terjadi sepekan setelah tujuh orang ditembak mati di dekat lokasi konstruksi sebuah terowongan jalan penting menuju Ladakh, sebuah darah sempit di dataran tinggi Pegunungan Himalaya yang berbatasan dengan China.

Pemerintah New Delhi kerap menyalahkan Pakistan yang dituduhnya mempersenjatai kelompok pemberontak dan membantu mereka melancarkan serangan, tuduhan yang dibantah Islamabad.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:IndiaKashmir
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Trump Menang Eropa Harus Pikir Ulang Dukung Ukraina, Kata PM Hungaria
Tulisan selanjutnya PM Anwar Kunjungi China Mitra Dagang Terbesar Malaysia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Berita
3 Juni 2026 13:30
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

3 Juni 2026 12:08
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?