Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

TUZOQ, Sistem Pertahanan Anti-Drone Terbaru Turki

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 6 November 2024 10:05 10:05 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 6 November 2024 11:30
Bagikan
Sistem Pertahanan Anti-Drone Baygalata TUZOQ
Bagikan

Hidayatullah.com – Meningkatnya ancaman drone yang kini dengan mudah dimodifikasi dengan bahan peledak mendorong Turki untuk mengembangkan sistem pertahanan anti-drone.

Sebuah perusahaan pertahanan Turki, Baygalata International, baru-baru ini mengembangkan sistem anti pesawat nirawak yang diberi nama TUZOQ.

TUZOQ dikembangkan dengan mempertimbangkan empat fungsi – mendeteksi, menentukan, menghalangi dan menghancurkan.

“Dilengkapi dengan teknologi radar, RF (frekuensi radio), dan sensor optik, sistem ini terus memantau wilayah udara dan langsung mendeteksi ancaman terkecil sekalipun. Bergantung pada situasinya, sistem ini dapat menetralisir drone melalui pengacauan atau penghancuran fisik, dan menawarkan berbagai opsi penanggulangan,” klaim Baygalata di situsnya.

Sistem pertahanan ini mampu mengidentifikasi dan mendeteksi 500 drone di waktu bersamaan dalam radius 5 kilometer berkat perangkat lunaknya, radar, kamera elektro-optik, sensor frekuensi radio, jammer, spoofer, pemancar gelombang mikro, dan berbagai pilihan penghancuran.

Baca Juga

Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota

Melansir Anadolu pada Rabu (05/11/2024), salah satu alasan dikembangkannya TUZOQ adalah karena drone telah menjadi senjata yang diperlukan dalam pertempuran jarak dekat, terbukti dalam perang Rusia-Ukraina.

Baygalata yang berkantor pusat di Istanbul memproduksi solusi unik bekerja sama dengan produsen Turkiye berskala besar dalam desain, pemodelan, integrasi, dan infrastruktur perangkat lunak, dan firma ini bertujuan untuk membawa produk industri pertahanan Turkiye ke pasar yang belum dijelajahi.

Perusahaan yang didirikan pada 2018 itu beroperasi dalam sistem anti-drone, keamanan perbatasan, modernisasi helikopter, dan banyak lainnya.

Produk utama Baygalata adalah TUZOQ, TUWEK, BayGun, dan BayAmmo, dan selain itu, firma tersebut mengembangkan dua senjata unik yang berbeda dan menerima persetujuan untuk paten internasionalnya.

Sistem Anti-Drone TUZOQ sudah diekspor ke Bangladesh dan Baygalata menerima dua pesanan baru dari Afrika.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:dronePesawat NirawakSistem Pertahanan Anti-DroneTurkiTUZOQ
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Organisasi Buruh Perburuhan Internasional akui Palestina ILO Naikkan Status Palestina, Kini Diakui Sebagai “Negara Pengamat Non-Anggota”
Tulisan selanjutnya Guru Palestina Parlemen ‘Israel’ Sahkan Aturan Baru, Guru Palestina Tak Boleh Bersimpati kepada Hamas

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat

Berita
20 Juli 2026 11:05
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Terbaru

  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah

21 Juli 2026 08:51
senjata israel
Berita

Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi

21 Juli 2026 06:30
Berita

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

20 Juli 2026 17:00
Berita

Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah

20 Juli 2026 12:51
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?