Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

“Taliban Yahudi” Anggota Lev Tahor Diusir Keluar Desa Guatemala

Ama Farah
Terakhir diupdate: 31 Agustus 2014 19:22 7:22 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 31 Agustus 2014 19:22
Bagikan
Anggota Lev Tahor di Kanada.
Bagikan

Hidayatullah.com–Komunitas ultra-Orthodoks Yahudi Lev Tahor yang dijuluki “Taliban Yahudi” oleh media-media Zionis Israel dilaporkan mulai meninggalkan sebuah desa di Guatemala setelah mengusik warga desa lainnya dan menerapkan kebiasaan agama Yahudi di desa itu.

Komunitas Lev Tahor tinggal di desa San Juan La Laguna sejak enam tahun silam. Namun mereka harus mencari tempat tinggal baru setelah tetua desa mengusir mereka dari desa itu, lansir Associated Press Sabtu (30/9/2014).

Dewan Tetua di desa itu menuding sebagian dari 320 anggota komunitas Lev Tahor memperlakukan warga desa lain dan wisatawan dengan buruk.

“Kami bertindak untuk bela diri dan menghormati hak-hak kami sebagai oerang pribumi. Konstitusi [Guatemala] melindungikami karena kami perlu menjaga dan melestarikan kebudayaan kami,” kata Miguel Zasquez jurubicara Dewan Tetua desa itu.

Sementara anggota Lev Tahor berdalih mereka pergi dari desa itu karena komunitasnya adalah prang-orang yang cinta damai dan untuk menghindari bentrokan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Lev Tahor dikenal sebagai aliran Yahudi yang sangat ketat menjalankan tradisi agamanya. Mereka menerapkan segregasi antara laki-laki dan perempuan dan percaya negara Yahudi Israel tidak seharusnya ada sebelum kedatangan Masiyah.

Kebanyakan anggota mereka berasal dari Amerika Serikat, Israel, Rusia dan Inggris, sementara sekitar 40 di antaranya orang Guatemala. Hampir setengah dari komunitas Lev Tahor di desa itu adalah anak-anak.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Daker Jeddah Kerjasama Dua Rumah Sakit untuk Rujukan
Tulisan selanjutnya Kamar Jamaah Haji di Madinah Nyaman untuk Istirahat dan Beribadah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pilot Berkewarganegaraan Indonesia, Pesawat Ethiopian Airlines Dilarang Mendarat di ‘Israel’

Berita
13 Oktober 2026 13:01
IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
Bandara King Khalid Riyad Ditutup Hingga 15 Oktober Imbas Serangan Houthi
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?