Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Iptekes

800 Juta Orang Menderita Diabetes di Deluruh Dunia  

Ahmad
Terakhir diupdate: 16 November 2024 06:40 6:40 am
Ahmad
Dipublikasikan 16 November 2024 06:40
Bagikan
pengalaman Puasa bagi penderita diabetes
Bagikan

Hidayatullah.com—Jumlah penderita diabetes di tingkat global untuk orang dewasa telah meningkat dua kali lipat selama tiga dekade terakhir, mempengaruhi lebih dari 800 juta orang di seluruh dunia, menurut sebuah penelitian terbaru yang diterbitkan di The Lancet.

Studi “terobosan” ini, yang merupakan analisis global pertama mengenai tingkat dan pengobatan diabetes di semua negara, mengungkapkan peningkatan signifikan dalam prevalensi diabetes, terutama di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah, lapor Anadolu.

Studi ini dilakukan oleh para ilmuwan dari NCD Risk Factor Collaboration (NCD-RisC) bekerja sama dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), menganalisis data lebih dari 140 juta orang berusia 18 tahun ke atas, yang dikumpulkan melalui lebih dari 1.000 penelitian di seluruh dunia.

Temuan ini menunjukkan angka penderita diabetes pada orang dewasa meningkat dari sekitar 7 persen pada tahun 1990 menjadi 14 persen pada tahun 2022, sebuah lonjakan yang sebagian besar dikaitkan oleh para ahli dengan perubahan gaya hidup, peningkatan obesitas, dan melebarnya kesenjangan kesehatan.

Di antara temuan paling signifikan dalam penelitian ini adalah konsentrasi kasus diabetes hanya terjadi di beberapa negara.

Baca Juga

Ketika Gelar Sarjana Tak Lagi Menjamin Masa Depan: Gen Z Mulai Ragu Nilai Kuliah
Jumlah Kasus Penyakit Menular Seksual di Eropa Pada 2024 Mencatat Rekor
Belajar di Waktu Subuh Terbukti Tingkatkan Kinerja Otak dan Daya Ingat
Pembuat Jutaan iPhone Malah Malah Melarang Main HP Berlebihan karena Bahaya
Kecenderungan Beragama Generasi Z Meningkat, Ini Temuan Peneliti

Saat ini, India memiliki jumlah penderita diabetes tertinggi di dunia, mencakup lebih dari seperempat kasus global, atau sekitar 212 juta orang.

Tiongkok menyusul dengan 148 juta kasus, sedangkan Amerika Serikat dan Pakistan masing-masing memiliki 42 juta dan 36 juta kasus. 47 juta kasus lainnya dilaporkan di Indonesia dan Brasil.

Keenam negara tersebut mencakup lebih dari separuh populasi penderita diabetes di dunia, hal ini menunjukkan perbedaan regional yang signifikan dalam angka diabetes dan akses terhadap pengobatan yang efektif.

Diabetes yang tidak terkontrol dapat menyebabkan komplikasi kesehatan yang serius, termasuk hiperglikemia (gula darah tinggi), yang seiring waktu merusak pembuluh darah dan saraf, sehingga memengaruhi organ vital.

Diabetes adalah kondisi kronis yang terjadi ketika tubuh tidak memproduksi cukup insulin atau tidak menggunakannya secara efektif. Diabetes yang tidak terkontrol dapat mengakibatkan hiperglikemia, yang dapat merusak saraf dan pembuluh darah secara serius seiring berjalannya waktu.

Studi ini membedakan antara diabetes tipe 1, penyakit autoimun yang memengaruhi produksi insulin, dan diabetes tipe 2, gangguan metabolisme yang memengaruhi penggunaan insulin. Lebih dari 95% kasus diabetes adalah tipe 2, yang dapat dicegah dengan pilihan gaya hidup sehat.

Prof. Majid Ezzati, penulis senior studi dari Imperial College London, menyatakan bahwa penelitian tersebut menyoroti meningkatnya kesenjangan global dalam diabetes.

Hal ini sangat mengkhawatirkan karena penderita diabetes biasanya lebih muda di negara-negara berpenghasilan rendah.

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mendesak tindakan segera untuk mengekang epidemi dengan mempromosikan pola makan sehat, aktivitas fisik, dan sistem kesehatan yang kuat.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:diabeteskencing manispenderita diabetes
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Terlibat Korupsi Menteri Kesehatan Kroasia Dipecat
Tulisan selanjutnya 8,8 Juta Orang Korban, Gangguan Mental Naik, Cak Imin: Judi Online Bencana Nasional

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Berita
4 Juni 2026 10:00
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

vape covid
Iptekes

Otoritas Kesehatan Prancis Peringatkan Risiko Vape Bagi Kesehatan

13 Februari 2026 20:11
Iptekes

Satu dari Tiga Orang Belanda Tidak Sadar Dirinya Diabetes

12 Februari 2026 18:16
BeritaIptekes

WHO: Kasus di India dan Bangladesh Risiko Penyebaran Virus Nipah Rendah

12 Februari 2026 15:28
Iptekes

WHO: Daging Olahan Termasuk Sosis dan Bacon Masuk Karsinogen Pemiku Kanker

11 Februari 2026 21:09
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?