Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Netanyahu: Gencatan Senjata Lebanon Bukan Berarti Perang Berakhir

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 5 Desember 2024 08:58 8:58 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 5 Desember 2024 09:00
Bagikan
Ledakan Pager Hizbullah di Lebanon
Bagikan

Hidayatullah.com – Perdana Menteri ‘Israel’ Benjamin Netanyahu menegaskan perang dengan Hizbullah dan Lebanon belum berakhir, meski sedang menerapkan gencatan senjata.

“Kami saat ini berada dalam gencatan senjata, saya tegaskan, gencatan senjata, bukan akhir dari perang,” ujar Netanyahu dalam sebuah rapat kabinet di Nahariya pada Selasa.

Tujuan gencatan senjata dengan Lebanon, lanjut Netanyahu, untuk mengembalikan para pemukim Yahudi ke pemukiman utara.

“Kami menegakkan gencatan senjata ini dengan tangan besi, menindak setiap pelanggaran, baik yang kecil maupun yang besar,” kata Netanyahu.

Netanyahu mengklaim bahwa Hizbullah telah secara serius melanggar perjanjian tersebut pada Senin dan mengatakan bahwa ‘Israel’ telah menyerang lebih dari 20 target di seluruh Lebanon sebagai tanggapan.

Baca Juga

Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang

Sebaliknya, Perancis menuduh Israel telah melanggar perjanjian gencatan senjata dengan Hizbullah lebih dari 100 kali, termasuk serangan pada hari Sabtu yang menewaskan tiga warga sipil Lebanon.

Pada Senin malam, ‘Israel’ menewaskan 10 orang di Lebanon selatan setelah melancarkan serangan udara terbesarnya sejak gencatan senjata diberlakukan minggu lalu, BBC melaporkan.

Pasukan penjajah ‘Israel’ mengklaim bahwa mereka menargetkan pesawat tempur, peluncur, dan infrastruktur Hizbullah dan mendesak pihak berwenang Lebanon untuk mencegah apa yang mereka sebut sebagai “aktivitas permusuhan” dari kelompok tersebut.

Hizbullah sebelumnya menembakkan dua mortir ke sebuah lokasi militer ‘Israel’ di Perbukitan Kfar Shuba sebagai tanggapan atas pelanggaran yang dilakukan penjajah.

Seperti Netanyahu, Menteri Pertahanan ‘Israel’ Israel Katz juga mengeluarkan ancaman pada hari Selasa, mengklaim bahwa tentara Lebanon bertanggung jawab untuk membubarkan Hizbullah atas nama ‘Israel’.

“Kami akan bekerja sekuat tenaga untuk menegakkan semua pemahaman perjanjian gencatan senjata, dan kami menunjukkan respon maksimal dan tidak ada toleransi,” kata Katz dalam sebuah kunjungan ke daerah perbatasan utara.

Katz mengatakan bahwa Lebanon harus “memberi wewenang kepada tentara Lebanon untuk menegakkan bagian mereka, untuk menjauhkan Hizbullah di luar [Sungai] Litani dan membongkar semua infrastruktur.”

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Benjamin Netanyahugencatan senjataHizbullahisraelLebanonPerang Lebanon-Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ramai Kasus Miftah dan Penjual Es Teh, Ini Peringatan Emha Ainun Nadjib 37 Tahun Lalu
Tulisan selanjutnya Masjid HIPMI Syariah di Lebak Banten Simbol Gotong Royong, HIPMI Syariah Resmikan Masjid di Banten

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Berita
31 Mei 2026 05:45
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah

4 Juni 2026 21:20
Berita

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

4 Juni 2026 14:01
Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

4 Juni 2026 09:00
Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

4 Juni 2026 08:06
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?