Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

IKIM: Sudah saatnya Malaysia Beri Doktor Kehormatan Mohammad Natsir  

Ahmad
Terakhir diupdate: 11 Desember 2024 08:16 8:16 am
Ahmad
Dipublikasikan 11 Desember 2024 08:15
Bagikan
Prof. Dato' Dr. Muhammad Nur bin Manuty
Bagikan

Hidayatullah.com—Kepala Institut Kefahaman Islam Malaysia Prof. Dato’ Dr. Muhammad Nur bin Manuty mengatakan sudah saatnya pemerintah Malaysia Kembali meneruskan upaya untuk memberikan doktor kehormatan kepada Mohammad Natsir yang sempat tertunda di era pemerintahan Soeharto.

Saat itu Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) sudah berniat memberikan gelar doktor kehormatan bagi mantan Ketua Umum Partai Masyumi itu.

“ABIM (Angkatan Belia Islam Malaysia) saat itu memegang peranan penting untuk memberikan doktor kehormatan kepada Natsir, tapi saat itu Soeharto tidak setuju,” ujar Prof Manuty di Penang, Malaysia,  hari Selasa (11/12/2024).

Presiden ABIM pada periode 1991-1997 ini mengatakan jasa Natsir sangat besar bagi Indonesia. Pada era 1970-an, Natsir sudah menyampaikan khutbahnya tentang Islam dan Melayi di masjid pemerintahan Malaysia.

“Ceramah pak Natsir saat itu bagus soal identitas Islam. Tapi sampai akhir hayat pak Natsir, pihak UKM belum sempat memberikan gelar doktor kehormatan bagi Natsir. Tapi saya rasa di masa Anwar Ibrahim menjadi perdana Menteri ada peluang untuk memberikan gelar kehormatan,” ujar Prof. Manuty.

Baca Juga

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Menurut Prof. Manuty, Mohammad Natsir sudah sangat layak mendapatkan gelar kehormatan itu. Natsir bersamaan dengan Burhanuddin Helmy menjadi dua pendekar di alam Nusantra yang memiliki semangat Melayu Raya yang digagas oleh Presiden Soekarno.

“Namanya sudah termaktub di senat universiti. Ide ini harus kita hidupkan Kembali,” ujarnya yang merupakan pengajar di Departemen Kajian Arab Dan Tamadun Islam UKM pada 1974-1983 ini.

Menurutnya, sosok Natsir sangat intim dengan Islam, tapi di satu sisi dia seseorang yang realistis dalam politik.  “Dia berbicara soal Islam dan Pancasila. Jadi kenegarawanannya terbukti,” pungkas dia.

Sebelumnya, pada tahun 1980, UKM berencana memberi gelar doktor kehormatan kepada pahlawan nasional Mohammad Natsir namun belum terealisasi hingga saat ini.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gelar doktor kehormatanIKIMInstitur kefahaman IslamMalaysiaMohammad Natsir
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Fakta dan Angka Komunitas Suriah di Jerman
Tulisan selanjutnya DPR Usul Undang-undang dan Badan Khusus Tangani Judi 

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Berita
2 Juni 2026 21:41
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

4 Juni 2026 08:06
Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?