Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Amerika Serikat Tambah Jumlah Prajuritnya di Suriah Menjelang Assad Digulingkan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 20 Desember 2024 20:37 8:37 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 20 Desember 2024 20:37
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Amerika Serikat menambah jumlah prajuritnya di Suriah lebih dari dua kali lipat sebelum Bashar Assad digulingkan, kata Pentagon seraya menambahkan mereka akan berada di sana selama beberapa bulan atau bahkan lebih dari satu tahun.

Selama bertahun-tahun Washington mengatakan bahwa jumlah tentara AS di Suriah hanya sekitar 900 orang, tetapi sekretaris pers Pentagon Mayor Jenderal Pat Ryder mengakui sekarang jumlah serdadu AS di sana sekitar 2.000, lapor Associated Press.

Di tengah kekacauan menjelang Assad digulingkan pada 8 Desember, Pentagon berkali-kali ditanya perihal keberadaan pasukan Amerika Serikat di Suriah. Departemen Pertahanan AS itu tidak mengungkapkan tentang penambahan pasukan dan justru mengulang jumlah 900 yang sama.

Berbicara dalam konferensi pers hari Kamis (19/12/2024), Ryder mengatakan pasukan tambahan tersebut sudah berada di Suriah “setidaknya satu bulan – sudah berada di sana selama beberapa waktu.”

Dia mengklaim baru saja mengetahui angka baru itu dan penambahan tersebut tidak ada hubungannya dengan penggulingan Assad atau peningkatan serangan oleh atau terhadap kelompok IS alias ISIS.

Baca Juga

Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000

Ryder mengatakan kepada awak media bahwa penambahan pasukan itu bersifat “sementara” dan mereka ada di sana untuk meningkatkan operasi AS melawan kelompok ISIS. Dia mengatakan pasukan konvensional dan operasi khusus Angkatan Darat AS merupakan bagian terbesar dari pasukan tambahan tersebut.

Deskripsi “sementara” ini bisa dikatakan ambigu karena faktanya tentara AS sudah keluar-masuk Suriah selama hampir satu dekade, dan selama sebagian besar tahun 2023, atau mungkin dua tahun terakhir, jumlah pasukannya tetap konsisten dikatakan oleh Pentagon 900. Baru kali ini Pentagon mengakui bahwa jumlah pasukan AS di Suriah sekitar 2.000.

Ryder mengatakan dia “tidak melacak” penyesuaian tambahan apa pun terhadap jumlah pasukan AS di Suriah di masa mendatang. Namun, jumlahnya didiga kuat akan berubah, karena Presiden terpilih Donald Trump mengatakan dia tidak mendukung pasukan AS terlibat lebih jauh di Suriah.

Ketika ditanya apakah Menteri Pertahanan Lloyd Austin mengetahui jumlah pasukan AS sebanyak itu di Suriah, Ryder mengatakan bahwa pihaknya berkeyakinan Menteri Pertahanan AS mengetahui berapa banyak jumlah tentara Amerika yang dikerahkan di berbagai belahan dunia.

Ketika ditanya apakah Menteri Austin memberikan perintah kepada stafnya untuk merahasiakan jumlah sesungguhnya tentara AS yang dikerahkan di Suriah, Ryder mengatakan tidak.

Ryder juga mengatakan bahwa Austin belum berbicara dengan Jenderal Erik Kurilla, jenderal tertinggi AS untuk kawasan Timur Tengah, mengenai masalah tersebut.

Trump berupaya menarik pasukan AS dari Suriah selama masa jabatan presiden pertamanya, sehingga mendorong Jim Mattis mengundurkan diri sebagai protes dari jabatan menteri pertahanan kala itu.

Trump berpendapat penarikan pasukan AS dari Suriah justru bermanfaat untuk melindungi ladang-ladang minyak yang penting di sana.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatPentagonsuriah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Malaysia akan Mencari Lagi Bangkai Pesawat MH370
Tulisan selanjutnya Semakin Banyak Orang Meninggal Gegara Obesitas di Korea

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi

Berita
19 Oktober 2026 12:57
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India

Terbaru

  • Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
  • Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?

19 Oktober 2026 16:57
Berita

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

17 Oktober 2026 21:46
Berita

Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran

17 Oktober 2026 10:37
Berita

Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun

17 Oktober 2026 10:07
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?