Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Lowongan Kerja Permanen Menurun Tajam di Inggris

Ama Farah
Terakhir diupdate: 21 Januari 2025 13:57 1:57 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 21 Januari 2025 13:57
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Lowongan kerja permanen alias tetap di Inggris menurun, menurut hasil survei terbaru.Laporan pekerjaan bulanan dari konsultan KPMG dan firma perekrutan REC menunjukkan banyak perusahaan kurang bersemangat melakukan perekrutan.

Survei atas pemberi kerja menunjukkan lowongan pekerjaan tetap sudah menurun cepat sejak Agustus 2020, ketika Inggris dilanda pandemi Covid-19. Lowongan pekerjaan sementara juga menurun pada Desember 2024.

Pasar tenaga kerja melambat pada sebagian besar tahun 2024. Desember merupakan bulan ke-14 di mana pekerjaan di seluruh lowongan mengalami penurunan.

Penurunan tercepat di antara pekerjaan tetap tampak pada sektor eksekutif/profesional, teknologi informasi dan komputer.Jon Holt, pimpinan eksekutif KPMG, mengatakan penurunan sepertinya masih akan terjadi dalam jangka pendek, tetapi situasinya bisa saja membaik di bulan-bulan mendatang.

Survei mendapati bahwa inflasi upah terus meningkat, dengan laju tercepat sejak Agustus 2024, yang menunjukkan masih adanya permintaan akan tenaga pekerja.

Baca Juga

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

“Seiring berjalannya tahun 2025 dan pertumbuhan ekonomi Inggris, kalangan bisnis akan membutuhkan tenaga kerja baru. Inflasi gaji yang mencapai titik tertinggi dalam empat bulan terakhir menunjukkan bahwa mereka masih bersedia bersaing untuk mendapatkannya,” kata Holt, seperti dilansir The Guardian hari Kamis (9/1/2025).

Para pembuat kebijakan masih menunggu kebijakan pemerintah di bidang keuangan dan ekonomi.

Bank of England mengatakan bulan lalu bahwa keputusan kebijakan pemerintah Inggris belakangan ini sudah menciptakan “ketidakpastian tambahan” di seputar prospek ekonomi.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:inggris
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Imran Khan Dijatuhi Hukuman Penjara 14 Tahun dalam Tuduhan Korupsi
Tulisan selanjutnya Hampir 200 Ribu Pengungsi Suriah Pulang Sejak Runtuhnya Bashar Assad

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Berita
14 Juli 2026 21:00
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

18 Juli 2026 11:26
Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

18 Juli 2026 10:48
Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

18 Juli 2026 10:26
Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

18 Juli 2026 09:49
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?