Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Pemimpin Arab Bahas Pemulihan Gaza di Tengah Peningkatkan Serangan Tepi Barat

Ahmad
Terakhir diupdate: 23 Februari 2025 21:42 9:42 pm
Ahmad
Dipublikasikan 23 Februari 2025 21:41
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Para pemimpin Arab kemarin mengadakan pembicaraan informal di Riyadh mengenai upaya bersama dalam mendukung “perjuangan Palestina” dan membahas pemulihan Gaza.

Menurut Kantor Berita Saudi (SPA), pertemuan tersebut dihadiri oleh negara-negara Teluk, Mesir dan Yordania.

Negara-negara Arab kini tengah berupaya merancang alternatif bagi rencana Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, yang ingin mengembangkan Gaza menjadi resor pantai internasional dan meminta Mesir dan Yordania untuk menerima pengungsi Palestina yang terusir.

Kedua negara menolak usulan tersebut karena masalah keamanan nasional. Namun, hingga saat ini belum ada tanda-tanda negara Arab membuat kemajuan pada rencana alternatif tersebut.

SPA tidak mengatakan apakah para pemimpin membahas usulan Trump.

Baca Juga

Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Pertemuan tersebut, yang diselenggarakan oleh Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed Salman, juga dihadiri oleh Raja Yordania Abdullah dan Putra Mahkota Hussein; Emir Qatar, Sheikh Tamim Hamad Al-Thani; Presiden Uni Emirat Arab (UEA), Sheikh Mohammed Zayed Al Nahyan; Emir Kuwait, Sheikh Meshal al-Ahmad al-Sabah, dan Putra Mahkota Bahrain, Salman Hamad Al-Khalifa, menurut foto yang dipublikasikan bersama pernyataan SPA.

Sumber-sumber yang mengetahui diskusi tersebut mengatakan para pemimpin membahas proposal-proposal utama yang diajukan oleh Mesir, termasuk pendanaan senilai US$20 miliar selama tiga tahun dari negara-negara Teluk dan Arab yang kaya, tetapi tidak ada konfirmasi resmi mengenai hal ini.

SPA juga melaporkan bahwa para pemimpin Arab menyambut baik upaya Mesir untuk menjadi tuan rumah pertemuan darurat Liga Arab pada tanggal 4 Maret.

Arab Saudi dan UEA, di antara negara-negara Arab yang telah menormalisasi hubungan dengan ‘Israel’, juga menolak pemindahan warga Palestina dari Gaza dan bersikeras bahwa upaya perdamaian apa pun harus mempertimbangkan keberadaan negara Palestina di samping ‘Israel’.

Rencana Trump telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan Palestina dan negara-negara kawasan bahwa rencana tersebut dapat memicu ketidakstabilan dan terulangnya “Nakba” – bencana tahun 1948 yang menandai berdirinya negara palsu bernama ‘Israel’.

Dalam peristiwa itu, hampir 800.000 warga Palestina terpaksa mengungsi atau diusir dari rumah dan kampung halaman mereka.

Banyak yang mengungsi ke kamp-kamp pengungsi di Yordania, Lebanon, dan Suriah, serta di Gaza, Tepi Barat, dan Yerusalem Timur, tempat keturunan mereka masih hidup dalam kondisi sulit lebih dari 75 tahun kemudian.

Tepi Barat

Sementara itu, Benjamin Netanyahu telah memerintahkan militer untuk meningkatkan operasi di Tepi Barat. Kantor Perdana Menteri ‘Israel’ mengumumkan dalam sebuah pernyataan bahwa Netanyahu memerintahkan lebih banyak operasi di Tepi Barat utara sebagai tanggapan atas ledakan tersebut.

Beberapa hari setelah gencatan senjata mulai berlaku di Gaza pada 19 Januari, ‘Israel’ melancarkan operasi militer skala besar di Tepi Barat utara yang disebut “Tembok Besi”, yang melibatkan beberapa kamp pengungsi di dekat kota Jenin, Tulkarem dan Tubas.

“Kami memasuki benteng teroris, meratakan jalan yang mereka lalui, dan menghancurkan rumah mereka. Kami menghabisi teroris dan pemimpin mereka,” kata Netanyahu.

Menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), sejak serangan dimulai, sedikitnya 51 warga Palestina, termasuk tujuh anak-anak, serta tiga tentara ‘Israel’ tewas.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Dunia Arabgazagenosida Gazamembangun Gazapemimpin ArabPerjuangan PalestinaRiyadh
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dinilai Merugikan, Amerika Menutup USAID, Lebih 400 Pegawai Dipecat
Tulisan selanjutnya Penelitian: Sering Begadang Larut Malam Susah Menemukan Jodoh

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Berita
18 Juli 2026 10:26
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Terbaru

  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

18 Juli 2026 10:12
Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

18 Juli 2026 09:49
Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?