Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Sekretaris MUI Jatim: Dekan Fakultas Ushuluddin UINSA Lecehkan Mahasiswanya

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 9 September 2014 21:27 9:27 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 9 September 2014 21:27
Bagikan
Dr Muhid dan Ustadz Yunus (kanan)
Bagikan

Hidayatullah.com– Dekan Fakultas Ushuluddin dan Filsafat Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya Dr Muhid, M.Ag dinilai telah melecehkan para mahasiswanya. Penilaian ini dilontarkan Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Timur (Jatim) Ustadz Muhammad Yunus terkait kasus tema “Tuhan Membusuk” yang terus bergulir.

Dalam kasus yang terjadi pada kegiatan Orientasi Akademik dan Cinta Almamater (OSCAAR) 2014 itu, Muhid memaklumi para panitia ospek dengan menyebut mereka belum dewasa. Pemakluman ini, bagi Yunus, justru merupakan bentuk penghinaan Muhid terhadap mahasiswa Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UINSA, khususnya panitia OSCAAR 2014.

“Menurut saya tidak perlu, dengan alasan kemudian menyayangi anak-anak, kemudian apalagi mereka (pihak dekanat) mengatakan ‘ini kan anak-anak masih belum dewasa’. Ini menurut saya melecehkan anak-anak (para mahasiswa. Red),” ujar Yunus saat diwawancarai hidayatullah.com di  Surabaya, belum lama ini, Jumat (05/09/2014).

Padahal, ujarnya, para mahasiswa tersebut sudah berusia di atas 18 tahun. Merujuk Undang-Undang Perlindungan Anak, Yunus menilai seseorang disebut dewasa ketika telah mencapai usia 18 tahun.

Menyebut mahasiswa yang sudah dewasa dan baligh sebagai anak-anak, bagi Yunus, berarti meremehkan para mahasiswa itu.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Yunus menyarankan, daripada dimaklumi seperti itu, mestinya para mahasiswa itu dibantu, dibina, kemudian ditarbiyah dan lain sebagainya oleh pihak dekanat.

“Sehingga jangan sampai tersesat pemikirannya. Jangan sampai dia salah mengambil keputusan dan mengeluarkan statemen. Apalagi ini berkaitan dengan persoalan bagaimana menyiapkan adik-adik (peserta OSCAAR) ini akan memahami kampus, almamater,” imbuhnya.

Menantang Debat

Dalam wawancara dengan hidayatullah.com sebelumnya, Muhid mengatakan, dia sudah menyampaikan kepada panitia OSCAAR 2014 agar jangan pernah menggunakan asumsi bahwa semua orang itu sama dengan pikiran panitia OSCAAR.

“Itu yang saya katakan. Namanya anak-anak belum dewasa, seolah apa yang mereka pikirkan tidak mengganggu orang lain,” ujar Muhid.

Selain itu, Muhid juga menilai, apa yang dilakukan panitia OSCAAR 2014 di fakultasnya dalam ranah akademis di kampus UINSA, bukan untuk publik. Pembelaan Muhid ini dipertanyakan oleh Yunus.

“Kalau memang itu lingkungan kampus, kenapa kemudian sampai masuk ke ranah publik? Dan mereka juga menantang-nantang untuk berdebat terkait dengan tema (‘Tuhan Membusuk’) ini. Jadi Anda kalau ikuti di media online, banyak anak-anak mereka itu ‘menantang-nantang debat sambil minum teh’,” ujar Yunus.

Seperti diketahui, beberapa saat setelah kasus itu bergulir, pihak panitia OSCAAR 2014 santer diberitakan akan mengadakan ajang debat ilmiah soal tema “Tuhan Membusuk”.

Dalam pesan yang diterima media ini dari sumber terpercaya beberapa waktu lalu, tertulis pihak panitia mengundang masyarakat umum untuk mendiskusikan tema itu. Sumber lain mengatakan, acara ini awalnya akan digelar secara formal di kampus UINSA.

Namun, acara yang kemudian dirubah menjadi tidak formal di sebuah tempat dekat kampus UINSA ini batal berlangsung. Sebab disebut-sebut dilarang oleh pihak dekanat dan kepolisian setempat. (Baca juga Ushuluddin atau Uculuddin?)*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:IAINperguruan tinggi islam
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Polisi Syariah Salafy Hebohkan Jerman
Tulisan selanjutnya Bantu Gaza, Zionis Serang Turki dan Qatar Secara Politis

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

Berita
31 Agustus 2026 20:47
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?