Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Polisi Syariah Salafy Hebohkan Jerman

Ama Farah
Terakhir diupdate: 9 September 2014 19:53 7:53 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 9 September 2014 14:27
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Politisi dan media di Jerman hari Senin (8/9/2014) ramai menyeru agar aparat menindak keras kelompok Muslim yang turun ke jalan dan menyebut diri mereka sendiri sebagai “polisi syariah”.

“Tidak ada toleransi untuk Salafy” tulis koran harian Die Welt setelah beberapa orang laki-laki mengenakan rompi berwarna oranye bertuliskan “Shariah Police” berkeliling melakukan “patroli” di kota Wuppertal, lansir AFP.

Sebuah rekaman video yang beredar di internet menunjukkan sosok Sven Lau, seorang warga Jerman yang masuk Islam dan mengklaim sebagai orang yang memunculkan ide patroli polisi syariah itu.

Lau dan kelompoknya berkeliling kota mengimbau orang-orang yang pergi ke klub malam agar tidak minum minuman keras dan mendengarkan musik. Mereka juga mengimbau agar pengguna video game tidak bermain demi mendapatkan uang alias judi.

Berasarkan hukum yang berlaku di Jerman saat ini, “polisi syariah” semacam itu bisa dijerat dengan pasal mengganggu ketertiban umum.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Polisi mengatakan patroli itu berlangsung pekan lalu dan mendorong warga agar melapor ke polisi jika melihat ada perilaku yang mencurigakan terkait aktivitas Salafy.

Sejauh ini belum ada yang ditangkap, tetapi para politisi memperingatkan bahwa orang-orang tersebut bisa ditindak tegas jika melanjutkan aktivitasnya itu.

“Kami tidak akan mentoleransi tindakan ilegal yang menyamai hukum,” kata Menteri Kehakiman Heiko Mass.

“Hukum Syariah tidak bisa ditoleransi di tanah Jerman,” kata Menteri Dalam Negeri Thomas de Maiziere kepada koran Bild edisi Sabtu.

Dalam tulisan opininya di Bild edisi Senin Jochim Herrmann, menteri urusan dalam negeri negara bagian Bavaria, menyebut polisi syariah itu sebagai “serangan langsung oleh Salafy terhadap hukum negara kita.”

Stephan Mayer, dari partai CSU di Bavaria aliansi politik Kanselir Jerman Angela Merkel, dalam komentarnya di Tagesspiegel edisi Ahad mengatakan mempromosikan hukum syariah yang ketat di negara Jerman bisa dikenai hukuman.

Volker Kauder, pimpinan para politisi konservatif pendukung Merkel di parlemen, berpendapat hanya polisi yang berwenang menegakkan ketertiban umum di masyarakat. Oleh karenanya “penjaga nilai-nilai Islam” seperti itu perlu dilarang, katanya kepada Welt am Sonntag.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Lokalisasi Dolly-Jarak Sepi, WTS Pulang Kampung dan Pindah Lokasi
Tulisan selanjutnya Sekretaris MUI Jatim: Dekan Fakultas Ushuluddin UINSA Lecehkan Mahasiswanya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Berita
3 Juni 2026 06:00
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?