Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Polisi Filipina Tangkap Mantan Presiden Rodrigo Duterte Berdasarkan Surat Perintah ICC

Ama Farah
Terakhir diupdate: 11 Maret 2025 15:00 3:00 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 11 Maret 2025 15:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Mantan presiden Rodrigo Duterte, hari Selasa (11/3/2025), ditangkap oleh petugas kepolisian Filipina berdasarkan surat perintah yang dikeluarkan International Criminal Court (ICC) dengan tuduhan kejahatan terhadap kemanusiaan ketika melakukan pemberantasan narkoba.

Pria berusia 79 tahun itu menghadapi tuduhan kejahatan terhadap kemanusiaan berupa pembunuhan, yang menurut ICC, terjadi saat pemerintahan Duterte mengobarkan perang terhadap narkoba di Filipina.

Kelompok-kelompok peduli HAM memperkirakan puluhan ribu orang – kebanyakan dari kelompok ekonomi lemah – dibunuh oleh aparat dan kelompok massa yang main hakim sendiri.

Kabarnya, banyak di antara korban yang dibunuh atau dianiaya hingga tewas tanpa ada bukti yang menunjukkan bahwa mereka terkait dengan narkoba.

“Pagi dini hari, Interpol Manila menerima salinan resmi surat perintah penangkapan dari ICC,” kata pihak istana kepresidenan dalam sebuah pernyataan seperti dilansir AFP.

Baca Juga

Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil

“Pada saat ini, dia (Duterte) sudah berada di dalam tahanan pihak berwenang,” imbuhnya.

Dikatakan pula bahwa “mantan presiden dan kelompoknya dalam kondisi kesehatan baik dan mereka diperiksa oleh dokter pemerintah”.

Duterte ditangkap setibanya di bandara internasional Manila sepulang dari perjalanan singkat ke Hong Kong.

Berbicara di hadapan ribuan pekerja migran asal Filipina yang berada di Hong Kong pada hari Ahad, Duterte menyebut para penyidik ICC sebagai “sons of whores” (anak dari wanita pelacur) dan mengatakan bahwa apabila memang sudah nasibnya maka dia akan “menerima” penangkapan atas permintaan ICC tersebut.

Filipina hengkang dari keanggotaan ICC pada 2019 atas instruksi Duterte. Namun, ICC masih memiliki yurisdiksi untuk menangani kasus-kasus pembunuhan terkait narkoba itu, serta pembunuhan-pembunuhan di kota Davao ketika Duterte menjabat wali kota di sana, beberapa tahun sebelum dia terpilih sebagai presiden.

ICC pertama kali membuka penyelidikan resmi pada 2021, tetapi ditangguhkan dua bulan kemudian setelah Manila ketika itu mengatakan akan akan meninjau kasus ratusan operasi anti-narkoba yang mengakibatkan kematian warga di tangan petugas kepolisian, pembunuh misterius serta amuk massa.

Penyelidikan dimulai kembali oleh ICC pada Juli 2023 setelah majelis terdiri dari lima hakim menolak keberatan Filipina yang mengatakan bahwa ICC tidak memiliki yurisdiksi dalam kasus itu.

Sejak itu, pemerintah Filipina pimpinan Presiden Ferdinand Marcos dalam banyak kesempatan mengatakan tidak akan bersikap kooperatif dengan penyelidikan ICC itu.

Akan tetapi pada hari Ahad (9/3/2025) Claire Castro, wakil sekretaris di Kantor Komunikasi Kepresidenan, mengatakan bahwa apabila Interpol memimta bantuan dari Manila, maka pemerintah akan bersedia.

Duterte senantiasa menyatakan bahwa perang terhadap narkoba yang digalakkannya perlu dilakukan guna mencegah Filipina berubah menjadi sebuah negara yang kehidupan masyarakat dan politiknya dipengaruhi oleh gembong-gembong narkoba, seperti kekacauan yang terjadi di sejumlah negara di Amerika Latin.

“Saya melakukan apa yang harus saya lakukan, dan Anda boleh percaya atau tidak, saya melakukannya demi negara saya,” tegas Duterte.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:filipinaICCnarkobaRodrigo Duterte
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pelecehan Seksual di Transportasi Umum di Prancis Meningkat
Tulisan selanjutnya PBB Pulihkan Bantuan untuk Pengungsi Rohingya Setelah Pemangkasan Dana AS

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap

Berita
3 September 2026 09:53
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih

5 September 2026 09:34
Berita

Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’

3 September 2026 19:56
Audiensi antara Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersama Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI dalam membahas potensi dan tata kelola pelaksanaan dam Haji di Indonesia, termasuk peluang pemanfaatan daging dam bagi masyarakat yang membutuhkan di Jakarta, Rabu (292026). ANTARAHO-Baznas RI
Berita

Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

3 September 2026 15:08
Berita

Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat

3 September 2026 14:11
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?