Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Pemerintah Uttar Pradesh Tutup Masjid selama Festival Holi Hindu

Ahmad
Terakhir diupdate: 14 Maret 2025 07:47 7:47 am
Ahmad
Dipublikasikan 14 Maret 2025 08:10
Bagikan
Uttar Pradesh Tutup Masjid selama Festival Holi Hindu/The Statesman
Bagikan

Hidayatullah.com—Dalam sebuah keputusan mengejutkan, sebanyak 10 masjid ditutup di Uttar Pradesh, India, berbarengan perayaan Holi di agama Hindu yang jatuh bertepatan hari Jumat kedua bulan suci Ramadhan.

Beberapa masjid di Uttar Pradesh dan Delhi memutuskan untuk menyesuaikan waktu shalat Jumat untuk mengakomodasi saling melempar bubuk warna-warni di agama Hindu ini akan berlangsung pada hari Jumat, 14 Maret.

Keputusan pemerintah ini dilakukan di sepanjang jalur prosesi tersebut. Pihak berwenang tetap waspada maksimal, guna mewaspadai  kekerasan komunal.

Penyesuaian Sholat Jumat  

Beberapa masjid di Uttar Pradesh dan Delhi telah memutuskan untuk menyesuaikan waktu shalat Jumat.  

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

“Holi dan Jumat kedua bulan Ramadhan jatuh pada tanggal 14 Maret. Terkait hal ini, Islamic Centre of India telah memperpanjang waktu shalat. Begitu pula, saudara-saudara Hindu kita telah mengubah waktu prosesi Holi,” kata Maulana Khalid Rasheed Firangi Mahali, kepala ulama Lucknow Eidgah, kepada ANI.

Di Ayodhya, shalat Jumat di semua masjid akan dilaksanakan setelah pukul 14.00 karena perayaan Holi.

Ulama kepala Ayodhya Mohammad Haneef mengumumkan pada tanggal 12 Maret bahwa shalat Jumat, yang jatuh pada hari Jumat kedua bulan Rmadhan, akan dijadwal ulang.

Berbicara kepada kantor berita PTI , Mohammad Haneef, yang juga memimpin masjid pusat Ayodhya, Masjid Sarai, mengonfirmasi bahwa waktu shalat Jumat telah diubah untuk Holi.

“Mengingat waktu perayaan Holi, kami telah memerintahkan semua masjid untuk melaksanakan shalat Jumat setelah pukul 14.00 karena waktu shalat Jumat masih dibuka hingga pukul 16.30,” katanya.

Ia juga menghimbau masyarakat Muslim untuk bersabar dan bersikap baik selama perayaan Holi, serta menyarankan mereka untuk menanggapi dengan senyuman dan mengucapkan “Holi Mubarak” jika ada yang mewarnai mereka.

Jutaan umat Hindu akan ikut ambil bagian dalam perayaan tradisional di India, tetapi juga Nepal, dimaana mereka saling melempar bubuk warna-warni untuk menandai berakhirnya musim dingin dan kemenangan kebaikan atas kejahatan.

Namun, tahun ini hari suci tersebut jatuh pada hari Jumat selama Rmadhan, bulan suci puasa dan shalat umat Islam, sebuah kebetulan yang belum pernah terjadi selama bertahun-tahun.

Pernyataan terbaru dari para pemimpin pemerintah dan pejabat dari Partai Bharatiya Janata (BJP), yang menyerukan umat Islam untuk tinggal di rumah jika mereka merasa terganggu oleh warna-warna tersebut, telah menyulut amarah.

Pada saat yang sama, beberapa pejabat telah mengusulkan untuk menutupi tempat-tempat ibadah Islam dengan terpal khusus.

Untuk menghindari konfrontasi, para pemimpin Islam terkemuka di negara bagian utara tersebut memindahkan waktu shalat Jumat hingga pukul 2 siang.

Dalam sebuah pertemuan dengan pers yang difokuskan pada persiapan untuk hari raya tersebut, Kepala Polisi Sambhal Shrish Chandra mengatakan bahwa keputusan tersebut dibuat untuk menjaga keharmonisan agama dan memudahkan kedua komunitas untuk merayakan hari raya mereka masing-masing dengan sukacita dan keceriaan.

Petugas polisi tersebut mengonfirmasi bahwa sebuah kesepakatan telah dicapai untuk mengubah shalat Jumat dan prosesi “Chaupai”, sehingga kedua acara sensitif tersebut tidak tumpang tindih.

Sebanyak sepuluh masjid telah diidentifikasi yang termasuk dalam rute yang diusulkan untuk prosesi Chaupai. Semuanya akan ditutup untuk mencegah gangguan atau ketegangan antara kedua komunitas, katanya.

Masjid yang terlibat adalah Masjid Shahi Jama, Masjid Ladania Wali, Masjid Thaane Wali, Masjid Ek Raat, Masjid Gurdwara Road, Masjid Gol, Masjid Khajoor Wali, Masjid Anaar Wali, dan Masjid Gol Dukaan Wali.

Sebuah pertemuan juga diadakan baru-baru ini di kantor polisi Sambhal untuk mempromosikan perdamaian dan dialog, di mana para pemimpin agama membahas cara-cara untuk mencegah insiden.

Anand Mathew, anggota Indian Missionary Society (IMS) di Varanasi, menjelaskan bahwa komunitas Muslim saat ini hidup “dalam ketakutan”.

“Di Varanasi ada beberapa serangan fisik terhadap komunitas Muslim. Sekitar 14 pemuda Muslim telah ditangkap dan berada di penjara; beberapa di antara mereka masih di bawah umur dan berada di rumah tahanan anak,” katanya, menambahkan, semua ini berdasarkan pada “tuduhan palsu.

“Organisasi Hindu dan polisi tampaknya saling terkait, memainkan kartu komunal,” tuduh dia.

Mengingat situasi tersebut, “Kemarin saya membawa delegasi Forum Warga untuk menemui asisten komisaris polisi, memintanya untuk memastikan ketidakberpihakan kepolisian. Ada empat kasus penyerangan dan penangkapan serius di komunitas Muslim dalam satu bulan terakhirm,” ujarnya dikutip Asianews.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Bulan RamadhanFestival Hinduhari Jum'atmasjid Indiapenutupan masjidperayaan HoliUttar Pradesh
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemerintah Kaji Zakat jadi Instrumen Pengurang Pajak  
Tulisan selanjutnya Kurikulum Cinta, yang Tidak Buta

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Berita
14 Juli 2026 21:00
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?