Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Ribuan Migran Pengguna Aplikasi Era Presiden Biden Disuruh Tinggalkan Amerika Serikat

Ama Farah
Terakhir diupdate: 10 April 2025 21:19 9:19 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 10 April 2025 21:18
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Ribuan migran yang memasuki wilayah Amerika Serikat semasa pemerintahan Joe Biden dan menggunakan aplikasi khusus untuk mengajukan suaka diperintahkan untuk segera meninggalkan negara itu.

Sekitar 900.000 migran yang memasuki Amerika Serikat lewat pintu perbatasan di bagian selatan dengan menggunakan aplikasi dimaksud, CBP One, pada umumnya diperbolehkan untuk tinggal di AS selama dua tahun dan mendapatkan “kelonggaran” dari UU keimigrasian untuk bekerja di negara itu secara legal.

Namun sekarang, mereka diberitahu bahwa izin tinggal mereka itu dicabut dan mereka akan ditangkap dan diadili apabila ketahuan masih berada di AS.

Presiden Donald Trump sejak lama bertekad akan meningkatkan upaya deportasi orang asing dari AS. Pemerintahannya belum lama ini mengubah nama aplikasi itu menjadi CBP Home dan menggunakannya untuk deportasi sukarela para migran tak berdokumen.

Dalam sebuah surel yang dilihat reporter BBC, seorang migran diberitahu “waktunya bagi Anda untuk meninggalkan Amerika Serikat”.

Baca Juga

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Apabila tidak segera pergi dari AS maka aparat hukum akan bertindak untuk mengusir Anda, kecuali Anda memiliki alasan yang dibenarkan oleh hukum untuk tetap tinggal di sini, imbuh peringatan tersebut seperti dilansir BBC Rabu (8/4/2025).

Dalam sebuah pernyataan, Departemen Keamanan Dalam Negeri mengatakan bahwa pemerintahan sebelumnya pimpinan Joe Biden menyalahgunakan kewenangan karena membiarkan jutaan orang asing ilegal memasuki wilayah AS yang menyulut krisis perbatasan terparah dalam sejarah AS.

Tidak jelas berapa banyak migran yang menerima peringatan untuk segera angkat kaki itu, yang tidak berlaku bagi sebagian migran asal Ukraina dan Afghanistan.

Kalangan pegiat advokasi migran mengatakan orang-orang asal Meksiko, Honduras dan El Salvador termasuk yang menerima peringatan itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika Serikatmigran
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bawa Ketamin 191 kg Masuk Malaysia Dua Warga Pakistan Dihukum Mati
Tulisan selanjutnya Presiden Prabowo Prihatin Penindasan terhadap Bangsa Palestina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah

Berita
4 Juni 2026 21:20
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

4 Juni 2026 08:06
Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?