Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Netanyahu Sebut Presiden Prancis Mendukung Hamas Usai Kritik ‘Israel’

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 15 Mei 2025 06:07 6:07 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 15 Mei 2025 06:06
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Perdana Menteri ‘Israel’ Benjamin Netanyahu menyebut Presiden Prancis Emmanuel Macron berpihak pada Hamas setelah Macron mengatakan kebijakan Israel untuk memblokir masuknya semua bantuan kemanusiaan ke Gaza sebagai tindakan “memalukan.”

Daftar isi
  • Kelaparan di Gaza
  • Rencana bantuan ‘Israel’
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

“Macron sekali lagi memilih untuk berpihak pada organisasi teroris pembunuh dan menggemakan propaganda tercelanya, menuduh Israel melakukan pencemaran nama baik,” kata pernyataan dari kantor Netanyahu pada Rabu (14/05/2025).

Pernyataan Macron dilontarkannya dalam sebuah wawancara dengan televisi TF1 pada Selasa.

“Apa yang dia lakukan memalukan,” kata Macron merujuk pada Netanyahu. “Tugas saya adalah melakukan semua yang saya bisa untuk menghentikannya,” imbuh Macron.

Dia lantas mengungkapkan kemungkinan meninjau kembali perjanjian kerja sama perdagangan Uni Eropa dengan ‘Israel’. Perjanjian tersebut termasuk ketentuan yang membebaskan bea cukai atas produk-produk ‘Israel’ tertentu.

Baca Juga

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

French President Emmanuel Macron has called Israeli Prime Minister Benjamin Netanyahu's Gaza measures a "disgrace." pic.twitter.com/gX1wiKYxwy

— DW News (@dwnews) May 14, 2025

Kelaparan di Gaza

Penjajah ‘Israel’ telah menutup Gaza dari semua bantuan kemanusiaan sejak Maret, seusai melanggar kesepakatan gencatan senjata dengan melanjutkan genosida terhadap Palestina.

The New York Times (NYT) melaporkan pada Selasa bahwa beberapa pejabat militer Israel telah “secara pribadi menyimpulkan kelaparan di Gaza semakin meluas kecuali pengiriman bantuan dipulihkan dalam beberapa minggu.”

Mengutip informasi dari tiga pejabat pertahanan Israel yang mengetahui situasi tersebut, NYT menulis bahwa, “Selama berbulan-bulan, Israel telah menyatakan bahwa blokade terhadap makanan dan bahan bakar ke Gaza tidak menimbulkan ancaman besar bagi kehidupan sipil di wilayah tersebut, bahkan ketika Perserikatan Bangsa-Bangsa dan lembaga bantuan lainnya mengatakan bahwa kelaparan akan segera terjadi.”

Rencana bantuan ‘Israel’

Melansir Al Jazeera, ‘Israel’ dikabarkan merencanakan akan membuka akses bantuan kemanusiaan, namun dengan agenda tersembunyi.

“Rencana militer untuk mendistribusikan bantuan ini adalah untuk memindahkan paksa warga Palestina dari Gaza Utara ke Rafah dan untuk membangun apa yang disebut gelembung kemanusiaan,” kata Amjad Shawa kepada Al Jazeera.

Kepala Jaringan Lembaga Swadaya Masyarakat Palestina itu mengungkapkan bahwa ‘Israel’ tidak akan mendistribusikan bantuan berdasarkan prinsip-prinsip kemanusiaan atau masalah keamanan, tetapi akan memonopoli dan memutuskan siapa yang bisa mendapatkannya.

“Ini semacam militerisasi bantuan untuk menggantikan struktur kemanusiaan yang telah bekerja selama satu setengah tahun dengan kapasitas penuh,” imbuhnya. Sejauh ini, pengiriman bantuan telah ditangani oleh kelompok-kelompok bantuan internasional dan organisasi-organisasi PBB.

Shawa mengatakan rencana ini tidak akan meringankan penderitaan warga Palestina. Sebaliknya, hal itu akan menyebabkan pengungsian lebih lanjut, kontrol atas kalori, dan kelaparan lebih lanjut.

Ini adalah bagian dari “rencana Israel untuk menghancurkan lebih banyak dan mendorong warga Gaza untuk meninggalkan Gaza.”*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Bencana KemanusiaanBenjamin NetanyahuEmmanuel MacronHAMASJalur Gazapalestina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Putri Bos Uang Kripto Lolos dari Penculikan di Paris
Tulisan selanjutnya ‘Israel’ Akui 80 Persen Target Serangannya Sejak Maret adalah Warga Sipil

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Berita
1 Juni 2026 13:00
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

3 Juni 2026 12:08
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?