Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Geert Wilders Tarik Partainya dari Pemerintahan Koalisi Belanda

Ama Farah
Terakhir diupdate: 3 Juni 2025 16:56 4:56 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 3 Juni 2025 15:37
Bagikan
Politisi Partai Kebebasan Belanda, Geert Wilders
Bagikan

Hidayatullah.com– Politisi rasis dan anti-Islam Geert Wilders, hari Selasa (3/6/2025), menarik partainya keluar dari pemerintahan koalisi Belanda saat ini menyusul perselisihan soal kebijakan imigrasi.

Wilders mengumumkan keputusannya tersebut lewat platform X, usai rapat singkat di parlemen yang dihadiri oleh para pemimpin empat partai yang tergabung dalam pemerintahan koalisi saat ini.

Dengan demikian, pemerintahan pimpinan Perdana Menteri Dick Schoof harus diakhiri setelah dilantik 11 bulan lalu, lapor Associated Press.

Setelah bertahun-tahun berada di posisi oposisi, partai rasis PVV pimpinan Wilders akhirnya memenangkan pemilihan umum pada 2023, dengan janji kampanye akan memangkas migrasi. Politisi rasis itu semakin frustrasi dengan apa yang dilihatnya sebagai kelambatan pemerintahan koalisi untuk menerapkan rencana-rencananya di bidang imigrasi.

Meskipun PVV keluar sebagai pemenang dan mendapatkan kursi terbanyak di parlemen, Wilders tidak serta-merta bisa menjadi perdana menteri, karena dia perlu membentuk pemerintahan koalisi dan kepribadiannya yang benci orang asing tidak terlalu disukai. Oleh karena itu, setelah melewati banyak negosiasi, Dick Schoof akhirnya dipilih untuk menduduki kursi perdana menteri sementara Wilders berusaha keras meloloskan ide-ide politiknya.

Baca Juga

Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Pekan lalu, Wilders menuntut mitra koalisi untuk menandatangani rencana 10 poin yang bertujuan untuk memangkas migrasi secara radikal, termasuk menggunakan tentara untuk menjaga perbatasan darat dan menolak semua orang asing pencari suaka. Dia mengatakan bahwa jika kebijakan imigrasi tidak diperketat, partainya “akan keluar dari kabinet.”

Krisis pemerintahan ini terjadi hanya tiga pekan sebelum Belanda menjadi tuan rumah pertemuan puncak para pemimpin NATO di Den Haag.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BelandaGeert WildersPVV
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hujan Deras Merusak 1.400 Tenda Pengungsi Rohingya di Bangladesh
Tulisan selanjutnya Bill Gates Sesumbar akan Mendonasikan Sebagian Besar Hartanya untuk Afrika

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Berita
4 Juni 2026 09:00
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Terbaru

  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

3 Juni 2026 12:08
Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

3 Juni 2026 09:20
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?