Hidayatullah.com– Kereta khusus jamaah haji Al-Mashaaer Al-Mugaddassah Metro Line diperkirakan akan melakukan 4.900 perjalanan, membawa sampai 2 juta penumpang, dalam kurun tujuh hari pada musim haji 1446 Hijriyah.
Hari Senin (2/6/2025), dalam paparan mengenai sistem transportasi yang akan melayani jamaah haji, Saleh al-Zuwaid, juru bicara Kementerian Transportasi dan Layanan Logistik, mengatakan persiapan komprehensif telah dilakukan menjelang ibadah haji tahunan di semua sektor perjalanan, termasuk udara, darat, laut, dan logistik.
“Sejauh ini, 3.314 penerbangan dari 238 tujuan di 71 negara, melalui 62 maskapai penerbangan, telah tiba di Kerajaan,” kata al-Zuwaid, seperti dilansir Arab News.
Jumlah perjalanan kereta cepat Haramain meningkat 75 persen dibandingkan tahun lalu, dan inisiatif “Haji Tanpa Bagasi” memungkinkan jamaah yang tiba di Arab Saudi bepergian ke Makkah dengan kereta sementara koper mereka diangkut secara terpisah demi kenyamanan perjalanan.
Selain itu, lebih dari 250.000 kendaraan bus yang sudah melalui proses inspeksi kelayakan jalan dikerahkan untuk mengangkut para jamaah.
Kendaraan-kendaraan pengangkut jamaah haji dilengkapi dengan teknologi AI guna membantu merambah jalur perjalanan dengan selamat, papar al-Zuwaid.
Memaparkan kemajuan infrastruktur digital, Saad Al-Shanbari, juru bicara untuk komunikasi dan teknologi haji, mengatakan bahwa jangkauan sinyal telekomunikasi 4G dan 5G di Makkah, Madinah dan di tempat-tempat suci sekarang melebihi 99 persen, dengan kenaikan signifikan pada kecepatan koneksi internet.
Lebih dari 10.500 titik akses Wi-Fi telah dipasang untuk memperkaya pengalaman digital para jamaah, dan manajemen kerumunan serta sistem komunikasi khusus yang diperkuat AI telah diterapkan, berkolaborasi dengan Aramco Digital.
Ibadah haji 1446 Hijriyah akan dimulai pada hari Rabu 4 Juni dan berlangsung sampai Senin 9 Juni.*




