Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Diusir dari Pakistan 200.000 Orang Pulang ke Afghanistan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 4 Juni 2025 17:00 5:00 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 4 Juni 2025 17:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Lebih dari 200.000 orang Afghanistan sudah meninggalkan Pakistan sejak pemerintah Islamabad menggalakkan deportasi pada bulan April 2025.

Jutaan warga Afghanistan berbondong-bondong hijrah ke Pakistan selama beberapa dekade terakhir, melarikan diri dari perang yang tidak berkesudahan. Ratusan ribu orang juga memilih pindah ke Pakistan ketika Taliban kembali ke kursi pemerintahan pada tahun 2021.

Pakistan meluncurkan kampanye deportasi warga Afghanistan sejak 2023. Lebih dari 800.000 warga Afghanistan yang izin tinggalnya sudah dibatalkan, termasuk mereka yang lahir di negara tersebut atau sudah tinggal di sana selama puluhan tahun.

Menurut Kementerian Dalam Negeri, lebih dari 135.000 warga Afghanistan meninggalkan Pakistan pada bulan April, sementara sekitar 67.000 orang angkat kaki pada bulan Mei dan lebih dari 3.000 orang dipulangkan pada dua hari pertama bulan Juni tahun ini, lansir AFP Rabu (14/6/2025).

Islamabad melabeli warga Afghanistan sebagai “teroris dan penjahat”, tetapi para analis mengatakan pengusiran tersebut bertujuan untuk menekan otoritas Taliban Afghanistan supaya mengendalikan kelompok-kelompok bersenjata di sekitar wilayah perbatasan.

Baca Juga

Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan
Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’

Tahun lalu, Pakistan mencatat jumlah kematian tertinggi akibat serangan kelompok bersenjata dalam satu dekade.

Pasukan keamanan Pakistan sangat kewalahan menghadapi kelompok bersenjata di sepanjang perbatasan dengan Afghanistan, menghadapi kelompok pemberontak etnis di Balochistan di bagian barat daya, serta kelompok Tehreek-i-Taliban-e-Pakistan di barat laut.

Pemerintah Pakistan sering menuduh warga negara Afghanistan ikut serta dalam serangan-serangan di wilayahnya, dan menyalahkan Kabul karena mengizinkan militan berlindung di wilayahnya – tuduhan yang dibantah oleh para pemimpin Taliban Afghanistan.

Sebagian warga Pakistan juga semakin resah dengan populasi besar orang Afghanistan yang bermukim di daerahnya, tidak hanya karena masalah keamanan tetapi juga karena perebutan lahan pekerjaan yang terbatas. Oleh karena itu, warga Pakistan mendukung sepenuhnya kampanye deportasi orang Afghanistan.

Pakistan sekarang mengancam akan mencabut perlindungan yang diberikan kepada 1,3 juta warga Afghanistan pemegang kartu pengungsi yang dikeluarkan oleh badan PBB untuk urusan pengungsi (UNHCR) pada akhir Juni.

Badan PBB urusan migrasi, International Organization for Migration (IOM), hari Selasa (3/6/2025) menyerukan kepada seluruh negara di dunia supaya menghentikan pemulangan warga Afghanistan, tidak peduli apa status keimigrasian mereka, sampai pemulangan secara aman, sukarela dan layak bisa dilakukan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AfghanistanPakistan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Haji 1446 H Kereta Al-Mashaaer Al-Mugaddassah dan 10.500 Titik Wi-Fi Siap Melayani Jamaah
Tulisan selanjutnya Sejarah Panjang Ujian Penduduk Syam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

Berita
17 Oktober 2026 21:46
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India

Terbaru

  • Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
  • Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan
  • Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
  • Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’

20 Oktober 2026 13:24
Yahudi Haredi Wajib Militer
Berita

Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000

20 Oktober 2026 13:10
Berita

Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?

19 Oktober 2026 16:57
Berita

Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi

19 Oktober 2026 12:57
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?