Hidayatullah.com– Inggris akan memulai lagi pemrosesan permohonan suaka dari orang-orang Suriah, lebih dari tujuh bulan setelah ditangguhkan menyusul kejatuhan rezim Bashar Assad.
Menteri Suaka Inggris Dame Angela Eagle mengatakan Home Office berupaya mencabut penangguhan tersebut segera begitu ada informasi yang mencukupi guna pengambilan keputusan yang akurat dan benar, lansir BBC Senin (13/7/2025).
Dame Angela mengatakan penangguhan yang dilakukan menyusul kejatuhan rezim Assad merupakan langkah yang perlu diambil sementara belum ada informasi yang akurat sebagai dasar pemulangan kembali orang Suriah ke negara asalnya dengan aman di saat negara itu masih mengalami pergantian kepemimpinan.
Dia mengatakan sekarang permohonan suaka bisa diproses, dan pemulangan ke Suriah akan dilakukan sejalan dengannya.
BBC News memiliki informasi bahwa lebih dari 20 pencari suaka yang tinggal di Inggris sudah secara sukarela kembali ke Suriah tahun ini – dan ribuan lainnya sekarang juga akan bisa dipulangkan.
Para menteri Inggris berharap pemulangan orang Suriah dapat dilakukan sebelum tahun ini berakhir.
Pemerintah Inggris sudah mengeluarkan panduan terbaru bagi aparat untuk membuat keputusan terkait permohonan suaka orang Suriah, untuk menerimanya atau menolak dan memulangkan pemohon kembali ke Suriah.
Keputusan penangguhan proses permohonan suaka mengakibatkan lebih dari 7.000 orang Suriah menanti tanpa kepastian.
Kebanyakan dari mereka tinggal di tempat-tempat pemondokan yang dibiayai pemerintah Inggris, seperti hotel dan losmen.*




