Hidayatullah.com – Slovenia akan menjadi negara Uni Eropa pertama yang secara resmi menyatakan dua menteri ‘Israel’ sebagai persona non grata karena peran mereka dalam “situasi menyakitkan” di Gaza.
“Setelah sidang pemerintah hari ini, kami telah memutuskan untuk menyatakan Menteri Keamanan Nasional Israel (Itamar Ben-Gvir) dan Menteri Keuangan (Bezalel Smotrich) sebagai persona non grata di Republik Slovenia,” kata Tanja Fajon, Menteri Luar Negeri Slovenia di X pada Kamis.
Keputusan ini, lanjut Fajon, untuk menekan pemerintah ‘Israel’ agar memperbaiki situasi menyakitkan di Gaza dan mengakhiri penderitaan warga sipil.
Langkah Slovenia ini menyusul pengakuannya terhadap Negara Palestina pada bulan Juni.
Menolak seruan internasional untuk gencatan senjata, penjajah ‘Israel’ telah melancarkan perang genosidanya di Gaza sejak akhir Oktober 2023, menyebabkan hampir 58.600 warga Palestina syahid, sebagian besar perempuan dan anak-anak.
Pengeboman tanpa henti dan blokade telah menghancurkan daerah pantai tersebut dan menyebabkan kekurangan pangan serta penyebaran penyakit.
November lalu, Mahkamah Pidana Internasional mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk PM ‘Israel’ Benjamin Netanyahu dan mantan Menhan Yoav Gallant, atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.
Entitas zionis ‘Israel’ juga menghadapi kasus genosida di Mahkamah Internasional atas perang yang dilakukannya di wilayah kantong tersebut.*




