Hidayatullah.com– Polisi menangkap 55 orang demonstran pendukung Palestine Action yang melakukan unjuk rasa di luar gedung parlemen Inggris hari Sabtu (19/7/2025), kata Kepolisian Metropolitan London.
Kerumunan orang di Parliament Square mengusung tulisan-tulisan berisi dukungan kepada kelompok Palestine Action, yang bulan ini dimasukkan ke dalam daftar organisasi teroris, kata pihak kepolisian lewat platform X.
Mereka yang diciduk, sebagian mengenakan keffiyeh putih hitam khas Palestina, dibawa ke mobil-mobil van polisi, lansir Reuters.
Anggota parlemen Inggris bulan ini menyatakan Palestine Action sebagai kelompok terlarang setelah beberapa anggotanya menerobos masuk pangkalan udara Royal Air Force dan mengotori dua pesawat di sana dengan cat merah sebagai bentuk protes terhadap kebijakan pemerintah Inggris yang mendukung Israel.
Ikut bergabung sebagai anggota Palestine Action sekarang terancam pidana penjara sampai 14 tahun.Pendukung Palestine Action menilai keputusan parlemen itu “otoriter” dan menggugatnya ke Pengadilan Tinggi London, yang akan mulai disidangkan pada hari Senin besok.
Palestine Action merupakan salah satu kelompok yang kerap menarget perusahaan pertahanan dan perusahaan lain di Inggris yang memiliki keterkaitan atau hubungan dengan Israel sejak pecah perang di Gaza Oktober 2023.
Sejak larangan diberlakukan polisi sudah menangkap puluhan orang pendukung Palestine Action dalam aksi protes yang berlangsung di sejumlah daerah di Inggris.*




