Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

OnlyFans Dilarang, China Tegas Larang Barat yang Dinilai Rusak Moral Publik

Ama Farah
Terakhir diupdate: 24 Juli 2025 11:38 11:38 am
Ama Farah
Dipublikasikan 24 Juli 2025 12:10
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pemerintah Republik Rakyat China secara resmi memblokir akses ke platform OnlyFans, menyusul penilaian bahwa konten platform berlangganan tersebut bertentangan dengan nilai moral dan budaya nasional.

Keputusan ini diumumkan oleh Cyberspace Administration of China (CAC) pada Selasa, 15 Juli 2025, dan diberitakan secara langsung oleh media-media China dan internasional.

Menurut laporan media teknologi Tech in Asia, regulator internet China menuding OnlyFans sebagai “Western influence” yang merusak moral dan budaya masyarakat China.

Media tersebut menyatakan bahwa tindakan ini adalah ujung tombak dari agenda Beijing untuk memperketat pengawasan konten daring dan menjaga stabilitas sosial.

Sementara itu, Inside Telecom menyebut pemblokiran ini sebagai bagian dari “digital moral governance” China. Meskipun platform ini sempat dapat diakses melalui VPN maupun pembayaran pihak ketiga, akses itu kini sepenuhnya ditutup.

Baca Juga

Prosesi Pemakaman Dimulai Rakyat Iran Berkabung Meratapi Kematian Ayatullah Ali Khamenei
Euthanasia Mencakup Hampir 6 Persen Kematian di Belanda
UNESCO Mengakui Dondang Sayang hingga Silat sebagai Warisan Budaya Malaysia
Polemik Kajian BEM Psikologi UI Soal LGBT Berlanjut, Kampus Beri Klarifikasi
Pemerintah Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter dalam Perpres Pertahanan Negara

Inside Telecom juga menegaskan bahwa pemerintah menilai OnlyFans sebagai simbol “dekadensi moral Barat” yang dinilai berpotensi membahayakan budaya nasional.

Sebuah laporan dari Central News, media Afrika Selatan, juga memberikan penekanan bahwa otoritas China menyebut konten OnlyFans sebagai “Western moral decay” dan “corrupt Western disease”, yang dinilai merusak keharmonisan sosial dan integritas budaya nasional.

Central News mencatat bahwa meskipun platform tersebut pernah sempat terbuka via VPN pada akhir 2024, pemerintah kini mengambil langkah yang lebih tegas dan permanen.

Masuk lebih dalam ke pesan resmi CAC, yang dikutip oleh RADII, regulator mempertegas bahwa OnlyFans “tidak sejalan dengan nilai-nilai inti sosialisme dan tradisi moral Tiongkok”.

Pemblokiran ini menjadi bagian dari tindakan lanjutan setelah pencabutan akses platform asing seperti Instagram, Reddit, dan beberapa judul video game.

CAC menegaskan bahwa penumpasan “spiritual pollution” dan “degenerasi Barat” akan terus menjadi prioritas utama dalam regulasi konten digital.

Dampak bagi pengguna dan influencer

Walaupun OnlyFans sebelumnya tidak resmi tersedia di daratan China, ribuan konten kreator – terutama KOL (Key Opinion Leaders) – memanfaatkan VPN dan sistem pembayaran internasional untuk menjangkau pasar global.

Berdasarkan artikel RADII, banyak di antara mereka yang memperoleh pendapatan signifikan. Pemblokiran total ini diperkirakan akan menghilangkan saluran penghasilan tersebut dan memaksa kreator untuk beralih ke platform lokal seperti WeChat, Bilibili, atau Zhihu yang dikontrol ketat oleh pemerintah.

Reaksi pengguna di platform lokal seperti Weibo bervariasi. Meski beberapa pengguna menanggapi pencabutan akses OnlyFans dengan guyonan, menganggap ini menjadi “solusi pengangguran kaum muda”, banyak pula yang mempertanyakan efektivitas larangan semacam ini dalam era VPN dan internet global. 

Namun pemerintah menegaskan bahwa regulasi terhadap VPN juga akan diperketat, termasuk sanksi administratif bagi provider VPN tidak resmi.

Pornografi telah dilarang di China sejak 1949, dan CAC melalui kebijakan Golden Shield–Great Firewall secara aktif memblokir konten semacam itu, tulis Inside Telecom.

Sejak akhir 1990-an, semua platform asing yang dianggap “mengancam moral publik” secara rutin diblokir. Aksi terakhir terhadap OnlyFans merupakan hal yang konsisten dengan kebijakan anti-obscenity yang dijalankan sejak lama.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:budaya Chinakomunis Chinanilai moralplatform OnlyFans
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mengapa Sound Horeq Haram? Ini Penjelasan KH Muhibbul Aman Aly”
Tulisan selanjutnya Urgensitas Akal Manusia dalam Islam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Kajian

Jeritan Seorang Homoseksual dan Solusi Drs. Faruq Nasution

Kajian
30 Juni 2026 22:36
Ngaku Bisa Terbang, Pendeta Hindu di India Tewas Usai Terjatuh dari Bukit
Otoritas Eropa Masih Imbau Maskapai Penerbangan Hindari Wilayah Udara Iran dan Timur Tengah
MTQ Nasional 2026 di Semarang Siap Jadi Panggung Syiar Islam dan Budaya Nusantara
Pemerintah, DPR, dan MUI Sambut Positif Wacana RUU Pidana LGBT

Terbaru

  • Prosesi Pemakaman Dimulai Rakyat Iran Berkabung Meratapi Kematian Ayatullah Ali Khamenei
  • Euthanasia Mencakup Hampir 6 Persen Kematian di Belanda
  • UNESCO Mengakui Dondang Sayang hingga Silat sebagai Warisan Budaya Malaysia
  • Polemik Kajian BEM Psikologi UI Soal LGBT Berlanjut, Kampus Beri Klarifikasi
  • Pemerintah Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter dalam Perpres Pertahanan Negara
  • Jelang Proses Pemakaman Ayatullah Ali Khamenei, Jenderal Garda Revolusi Keluar dari Persembunyian
  • Sindikat Pakistan Selundupkan Plasenta Manusia untuk Injeksi Anti Penuaan
  • Otoritas Eropa Masih Imbau Maskapai Penerbangan Hindari Wilayah Udara Iran dan Timur Tengah
  • Dihantam Rudal di Selat Hormuz Kapal Kontainer CMA CGM akan Jadi Besi Rongsokan
  • Dua Pria Rumania Dibui karena Menikam Jurnalis Iran di London atas Suruhan Teheran

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Jelang Proses Pemakaman Ayatullah Ali Khamenei, Jenderal Garda Revolusi Keluar dari Persembunyian

4 Juli 2026 15:15
Berita

Sindikat Pakistan Selundupkan Plasenta Manusia untuk Injeksi Anti Penuaan

4 Juli 2026 14:42
Berita

Dihantam Rudal di Selat Hormuz Kapal Kontainer CMA CGM akan Jadi Besi Rongsokan

4 Juli 2026 11:23
Berita

Dua Pria Rumania Dibui karena Menikam Jurnalis Iran di London atas Suruhan Teheran

4 Juli 2026 10:20
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?