Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Australia, Inggris Teken Kemitraan 50 Tahun Kapal Selam AUKUS

Ama Farah
Terakhir diupdate: 26 Juli 2025 16:35 4:35 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 26 Juli 2025 16:35
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Pemerintah Australia hari Sabtu (26/7/2025) mengatakan sudah menandatangani traktat kemitraan dengan Inggris guna mengokohkan kerja sama 50 tahun mendatang terkait kemitraan kapal selam bertenaga nuklir AUKUS.

Pakta AUKUS itu, yang disetujui Australia Inggris dan Amerika Serikat pada 2021, akan memberikan Australia sejumlah kapal selam tempur bertenaga nuklir mulai dari dekade mendatang guna menghadapi ancaman China di kawasan Indo-Pasifik. Pemerintahan As pimpinan Presiden Donald Trump mengumumkan review formal terhadap pakta tersebut tahun Ini.

Dilansir Reuters, Menteri Pertahanan Richard Marles dalam sebuah pernyataan mengatakan bahwa kerja sama di bawah AUKUS Pillar I itu untuk masa 50 tahun ke depan dan ditandatangani oleh Menteri Pertahanan Inggris John Healey pada hari Sabtu, sehari setelah pertemuan di kota Geelong, di negara bagian Victoria.

Kementerian Pertahanan Inggris pekan ini mengatakan bahwa perjanjian bilateral itu mengukuhkan program kapal selam kedua negara bersekutu itu dan diperkirakan bernilai sampai 20 miliar pound ($27,1 miliar) bagi ekspor Inggris kurun 25 tahun mendatang.

AUKUS merupakan proyek pertahanan terbesar yang pernah dimiliki oleh Australia, di mana Canberra berkomitmen untuk menghabiskan A$368 miliar selama 3 dekade, yang di dalamnya termasuk investasi miliaran dolar dalam produksi yang berbasis di AS.

Baca Juga

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Australia, yang bulan ini membayar A$800 juta ke AS sebagai cicilan kedua dalam proyek AUKUS, berkeyakinan pakta di antara ketiga negara akan terus berlangsung.

Menteri-menteri pertahanan dan luar negeri Australia dan Inggris menggelar pembicaraan hari Jumat di Sydney guna mempererat kerja sama, yang bertepatan dengan penyelenggaraan latihan perang terbesar Australia.

Sebanyak 40.000 prajurit dari 19 negara ambil bagian dalam latihan perang Talisman Sabre yang digelar mulai 13 Juli sampai 4 Agustus, dengan tujuan memelihara stabilitas di kawasan Indo-Pasifik.

Inggris ambil bagian dalam latihan itu, yang dikomandoi bersama dengan Australia dan Amerika Serikat itu, dengan mengirimkan kapal induk pengangkut jet tempur HMS Prince of Wales.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatAUKUSAustraliainggris
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ikhwanul Muslimin Yordania dilarang Setelah Dilarang, Ikhwanul Muslimin Yordania Umumkan Pembubaran Diri
Tulisan selanjutnya Inggris Kecam Sayembara Penangkapan Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Berita
18 Juli 2026 09:49
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

18 Juli 2026 11:26
Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

18 Juli 2026 10:48
Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

18 Juli 2026 10:26
Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?