Hidayatullah.com – ‘Israel’ mengevakuasi para staf kedutaan dari rumah mereka di Athena pada Selasa karena semakin maraknya demonstrasi anti-Israel di negara tersebut. Langkah darurat itu diambil menjelang aksi demonstrasi besar-besaran berskala nasional pada 10 Agustus.
“Seorang pejabat keamanan senior Israel mengonfirmasi evakuasi tersebut. Dia menyebutkan ‘situasi di Yunani’ sebagai alasannya,” menurut laporan Israel Hayom, sebuah surat kabar ‘Israel’.
Sebuah gerakan protes di Yunani, March to Gaza, mendeklarasikan 10 Agustus sebagai hari aksi nasional. Gerakan itu akan menggelar demonstrasi di pulau-pulau Yunani dan tempat-tempat wisata populer.
“Rakyat Yunani tidak akan tinggal diam dalam menghadapi genosida yang dilakukan oleh Israel dengan dukungan Barat dan pemerintah Yunani,” kata gerakan March to Gaza, dilansir Anadolu pada Rabu (06/08/2025).
Gerakan tersebut mendesak warga Yunani untuk mengubah pulau, pantai, puncak gunung, dan tempat perlindungan menjadi ruang solidaritas terhadap Palestina.
Mereka juga mengecam upaya untuk menjadikan Yunani sebagai tempat perlindungan bagi mereka yang mendukung atau berpartisipasi dalam pembantaian di Palestina.
Ketegangan meningkat setelah duta besar ‘Israel’ untuk Yunani, Noam Katz, menyerang Wali Kota Athena, Haris Doukas. Katz menuduh wali kota tersebut tidak berbuat cukup untuk melindungi kota dari para pengunjuk rasa damai, yang disebutnya sebagai “minoritas terorganisir”. Ia juga mengklaim Doukas membuat turis ‘Israel’ merasa tidak aman.
Tuduhan Katz itu membuat geram Doukas. Melalui akun media sosialnya, Wali Kota Athena itu menyerang balik Katz.
“Kami tidak belajar demokrasi dari mereka yang membunuh warga sipil dan anak-anak yang antre makanan,” tegas Doukas. Ia menambahkan bahwa Athena selalu menentang kekerasan dan rasisme.
Selama berminggu-minggu, protes anti-genosida telah menyebar di pulau-pulau Yunani. Di Syros, para pengunjuk rasa memblokir kapal pesiar ‘Israel’, Crown Iris, sehingga tidak dapat berlabuh. Beberapa aksi demo juga dilaporkan terjadi di seluruh negeri.*




