Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Inggris Tidak Undang Delegasi Pemerintah Israel ke Pameran Pertahanan DSEI

Ama Farah
Terakhir diupdate: 30 Agustus 2025 10:26 10:26 am
Ama Farah
Dipublikasikan 30 Agustus 2025 10:26
Bagikan
senjata israel
Bagikan

Hidayatullah.com– Tidak ada delegasi pemerintah Israel yang akan diundang ke sebuah pameran pertahanan global di London bulan depan disebabkan perang Gaza, kata Inggris.

“Keputusan pemerintah Israel untuk lebih meningkatkan operasi militernya di Gaza adalah salah,” kata seorang juru bicara pemerintah Inggris. “Sebagai akibatnya, kami dapat mengkonfirmasi bahwa tidak ada delegasi pemerintah Israel yang akan diundang untuk menghadiri DSEI UK 2025.”

“Harus ada solusi diplomatik untuk mengakhiri perang ini sekarang, dengan gencatan senjata segera, pengembalian para tawanan dan peningkatan bantuan kemanusian untuk orang-orang di Gaza,” kata juru bicara pemerintah Inggris dalam sebuah pernyataan hari Jumat (29/8/2025) seperti dilansir BBC.

Individu dari perusahaan-perusahaan pertahanan Israel masih diperbolehkan untuk menghadiri pameran dagang itu, yang akan berlangsung dari tanggal 9 sampai 12 September.

DSEI merupakan pameran dagang alat pertahanan unggulan Inggris, yang digelar di Docklands London setiap dua tahun sekali dengan peserta ratusan perusahaan pertahanan dari seluruh dunia yang memamerkan teknologi dan perangkat keras militer produksi mereka.

Baca Juga

Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi

Pameran itu disokongioleh pemerintah Inggris, yang juga mengundang para pejabat asing untuk datang.

DSEI merupakan peluang untuk memamerkan industri pertahanan sebuah negara, sehingga pemerintah-pemerintah dapat mendongkrak industri mereka, meskipun kebanyakan industri itu dikelola oleh perusahaan swasta.

Kementerian Pertahanan Israel mengatakan keputusan pemerintah Inggris dalam acara tahun ini dibuat berdasarkan pertimbangan politik yang sama sekali tidak layak bagi sebuah pameran industri pertahanan profesional.

Namun, kementerian itu mengatakan perusahaan-perusahaan Israel yang akan berpartisipasi dalam pameran itu akan mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah Tel Aviv.

Sementara itu kelompok-kelompok aktivis sudah berencana untuk melakukan aksi protes di DSEI tahun ini.

Campaign Against Arms Trade (CAAT) mengatakan sementara pihaknya menyambut baik keputusan pemerintah Inggris tersebut, tetapi menilai keputusan itu sebagai tindakan “pengecut dan sekedar simbolis”. Oleh karena sejatinya “bukan pemerintah Inggris yang memutuskan untuk menarik paviliun negara Israel dari pameran itu, melainkan pemerintah Israel,” kata Emily Apple, koordinator media CAAT, seraya menambahkan bahwa Inggris masih menerima keiikutsertaan perusahaan-perusahaan pertahanan Israel seperti Elbit.

“Pemerintahan ini berpura-pura seakan mengambil tindakan, padahal sejatinya mereka mengamankan keuntungan dari para dealer senjata,” tegas Apple.

Politisi oposisi dari Liberal Demokrat juga mengkritik kebijakan pemerintah Inggris tersebut.

Helen Maguire, juru bicara pertahanan Partai Liberal Demokrat, mengatakan pemerintah berlagak bodoh jika meyakini kebijakan itu setara dengan larangan ekspor senjata ke Israel.

“Apapun yang kurang dari itu [larangan ekspor senjata] merupakan penyimpangan dari kewajiban pemerintahan ini untuk mengakhiri bencana kemanusian di Gaza,” kata Apple.

Setelah Partai Buruh menguasai pemerintahan tahun lalu, mereka sudah menangguhkan 30 dari 350 lisensi ekspor senjata ke Israel, tetapi itu tidak termasuk penjualan suku cadangn pesawat F-35, yang mana pemerintah Inggris beralasan pihaknya tidak dapat mencegah Israel dari memperoleh suku cadang itu karena produknya diekspor ke berbagai penjuru dunia.

Jet-jet tempur F-35 digunakan secara meluas dalam serangan Israel di Jalur Gaza.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:DSEIinggrisisrael
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mahkamah Konsitusi Thailand Pecat PM Paetongtarn Shinawatra Gegara Telepon Paman
Tulisan selanjutnya Bajak Laut dan Perampokan Bersenjata Marak di Selat Malaka dan Singapura

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Berita
18 Juli 2026 10:48
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Terbaru

  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

20 Juli 2026 17:00
Berita

Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

20 Juli 2026 14:30
Berita

Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah

20 Juli 2026 12:51
Berita

Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

20 Juli 2026 05:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?