Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Mahkamah Konsitusi Thailand Pecat PM Paetongtarn Shinawatra Gegara Telepon Paman

Ama Farah
Terakhir diupdate: 29 Agustus 2025 19:30 7:30 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 29 Agustus 2025 19:29
Bagikan
Perdana Menteri Thailand Paetongtarn Shinawatra (kiri) | Pembantaian Teluk Baik 25 Oktober 2004/Bangkok Post
Bagikan

Hidayatullah.com– Mahkamah Konstitusi Thailand, hari Jumat (29/8/2025), memecat Perdana Menteri Paetongtarn Shinawatra dan membubarkan kabinetnya, karena dianggap tidak becus mengatasi sengketa perbatasan dengan Kamboja.

Paetongtarn, 39, anak perempuan dari miliarder dan bekas perdana menteri Thaksin Shinawatra, bulan lalu dibebastugaskan setelah dianggap tidak mampu membela kedaulatan negara dalam sengketa perbatasan saat melakukan pembicaraan telepon dengan tokoh politisi senior Kamboja Hun Sen, di mana dia memanggil bekas pemimpin Kamboja itu dengan sebutan paman. Sebagaimana diketahui keluarga besar Shinawatra selama ini memiliki hubungan baik dan akrab dengan Hun Sen. Pembicaraan telepon tersebut dirilis secara penuh oleh Hun Sen di media sosial.

Pada bulan Juli, ketegangan di antara Thailand dan Kamboja memburuk menjadi bentrokan militer dengan korban tewas 40 orang dan 300.000 orang terpaksa meninggalkan rumah-rumah mereka di sekitar perbatasan.

Enam dari sembilan hakim konstitusi menyatakan Paetongtarn sudah melanggar standar etika seorang perdana menteri sehingga layak dicopot dari jabatannya.

“Tindakannya menyebabkan hilangnya kepercayaan publik, memprioritaskan kepentingan pribadi di atas kepentingan negara, sehingga menimbulkan kecurigaan di masyarakat bahwa dia berpihak kepada Kamboja dan menyurutkan kepercayaan rakyat terhadap dirinya sebagai PM,” kata majelis hakim dalam putusannya, seperti dilansir AFP.

Baca Juga

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Mahkamah Konstitusi menyatakan jabatannya berakhir efektif sejak Paetongtarn dibebastugaskan dari jabatan perdana menteri pada 1 Juli.

Keputusan hari Jumat itu dibuat sepekan setelah pengadilan kriminal membebaskan Thaksin, 76, dari dakwaan penghinaan terhadap raja, perbuatan pidana yang pelakunya bisa dihukum penjara sampai 15 tahun.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Shinawatrathailand
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Awas! Siapa Saja Pakai Vape Terancam Denda, Penjara dan Cambuk di Singapura
Tulisan selanjutnya senjata israel Inggris Tidak Undang Delegasi Pemerintah Israel ke Pameran Pertahanan DSEI

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Berita
31 Mei 2026 19:39
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?