Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Hamas Serahkan Daftar Tahanan Palestina—Siap Dibebaskan dalam Pertukaran Tawanan

Ahmad
Terakhir diupdate: 10 Oktober 2025 13:08 1:08 pm
Ahmad
Dipublikasikan 10 Oktober 2025 13:08
Bagikan
Anak-anak bersalaman dengan milisi Brigade al-Qassam (Foto; @Qudsnen)
Bagikan

Hidayatullah.com—Setelah penandatanganan fase pertama kesepakatan gencatan senjata Gaza, Hamas secara resmi menyerahkan daftar tahanan Palestina untuk dibebaskan sebagai bagian dari mekanisme pertukaran tahanan dengan ‘Israel’. Daftar ini diserahkan berdasarkan kriteria kesepakatan yang telah ditetapkan mediator dari Qatar, Mesir, Turki, dan Amerika Serikat.

Daftar isi
  • Tokoh Penting dalam Daftar Negosiasi
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Menurut laporan Anadolu, pejuang Hamas menyebut bahwa proses pengiriman daftar dilakukan segera setelah kedua belah pihak menyepakati poin-poin awal perjanjian. Nama-nama tahanan akan diumumkan ke publik melalui “Asra Media Office” setelah semua aspek teknis dan kesepakatan final disetujui.

“Kami menunggu persetujuan akhir atas nama-nama tahanan Palestina sebelum diumumkan kepada publik. Langkah ini merupakan bentuk komitmen terhadap kesepakatan dan kemanusiaan,” kata Zaher Jabarin, Kepala Kantor Syuhada dan Tahanan Hamas, dalam pernyataannya.

Berdasarkan berbagai laporan media ‘Israel’ dan pengamat diplomatik, kesepakatan ini mencakup pembebasan:

  • Sekitar 250 tahanan Palestina yang menjalani hukuman seumur hidup.
  • Ditambah sekitar 1.700 tahanan Gaza yang ditahan sejak genosida 7 Oktober 2023 sebagai bagian dari kesepakatan pertukaran.

Dengan demikian, total yang diusulkan untuk dibebaskan mencapai sekitar 1.950 orang — kombinasi tahanan jangka panjang dan tahanan akibat genosida Gaza yang berlangsung.

Baca Juga

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Dalam konteks yang lebih luas, laporan kemanusiaan menyebut bahwa lebih dari 11.000 warga Palestina ditahan di penjara ‘Israel’, termasuk sekitar 3.544 orang yang ditahan tanpa proses peradilan formal.

Tokoh Penting dalam Daftar Negosiasi

Sejumlah tokoh Palestina berprofil tinggi disebut-sebut termasuk dalam daftar yang diklaim Hamas. Di antaranya:

Marwan Barghouti, figur politik terkemuka Palestina dan mantan pemimpin Fatah, sering menjadi simbol tuntutan pertukaran tahanan.

Zakaria Zubeidi, mantan komandan Brigade Al-Aqsa di kamp pengungsi Jenin, yang telah menjadi figur simbolik dalam genosida Palestina-’Israel’. Ia sempat dibebaskan di masa lalu dalam kesepakatan sebelumnya.

Namun demikian, pihak ‘Israel’ menyatakan bahwa Barghouti kemungkinan besar tidak akan menjadi bagian dari pembebasan dalam kesepakatan ini, menurut pernyataan juru bicara ‘Israel’.

Dalam upaya pertukaran ini, komite pengawasan bersama yang diusulkan oleh Mesir dan Qatar dirancang untuk memastikan nama-nama yang dikirim benar-benar sesuai dengan kesepakatan, serta mencegah penolakan mendadak dari pihak ‘Israel’.

Di kalangan Palestina, penyerahan daftar ini disambut dengan harapan. Hamas menegaskan bahwa pembebasan tahanan merupakan prioritas tinggi dalam perjanjian.

Namun, sejumlah pengamat memperingatkan bahwa potensi penolakan ‘Israel’ untuk nama-nama tertentu, proses verifikasi administratif, dan konsumsi waktu dari proses diplomatik membuat realisasi pembebasan bisa tak berjalan mulus, kutip Times of ‘Israel’.

Selain itu, kondisi tahanan Palestina sendiri menjadi sorotan: Lembaga HAM lokal menyebut puluhan tahanan Gaza mengalami penyiksaan, kondisi medis kritis, dan penahanan administratif tanpa dakwaan jelas.

Penyerahan daftar tahanan ini mempertegas bahwa aspek pertukaran tawanan merupakan elemen pusat dari perjanjian gencatan senjata. Jika terealisasi, pembebasan hampir 2.000 tahanan akan menjadi salah satu pertukaran terbesar antara ‘Israel’ dan faksi Palestina dalam sejarah genosida modern.

Akan tetapi, jalan menuju eksekusi masih panjang: verifikasi administratif, persetujuan legislatif, dan tekanan politik internal ‘Israel’ akan menjadi ujian nyata dari tekad negara tersebut untuk melaksanakan komitmen dalam kesepakatan damai ini.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gencatan senjataHAMASisraelpertukaran tawananTahanan PalestinaThufan Al-Aqsha
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Perdana Menteri Qatar Al-Thani Qatar Pastikan Bantuan Kemanusiaan Segera Masuk Gaza
Tulisan selanjutnya Kibarkan Bendera Palestina, Aksi Vokalis Guns N’Rose di Konser Bogotá jadi Sorotan Kibarkan Bendera Palestina, Aksi Vokalis Guns N’Rose di Konser Bogotá jadi Sorotan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap

Berita
31 Agustus 2026 17:47
Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura
Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

2 September 2026 15:07
Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

1 September 2026 12:00
Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

1 September 2026 09:01
Berita

Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

31 Agustus 2026 22:46
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?