Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Paus Leo Ingatkan Umat Katolik Supaya Tidak Menyembah Bunda Maria

Ama Farah
Terakhir diupdate: 7 November 2025 18:38 6:38 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 7 November 2025 18:35
Bagikan
Inilah patung Bunda Maria yang menghebohkan tersebut
Bagikan

Hidayatullah.com– Paus Leo menginstruksikan umat Katolik untuk tidak menganggap Bunda Maria sebagai pihak yang membantu putranya, Yesus, dalam menyelamatkan dunia dari kutukan, di tengah maraknya ritual penyembahan terhadap patung Madonna yang viral di media sosial.

Sebuah dekrit dari kantor doktrin Vatikan yang disetujui oleh Paus mengatakan bahwa hanya Yesus yang menyelamatkan manusia dari api neraka dan oleh karena itu umat Katolik tidak boleh menyebut Bunda Maria sebagai “co-redeemer” atau “co-redemptrix” alias pihak yang juga ambil bagian sebagai penebus dosa manusia.

Dikatakan dalam dekrit itu bahwa Yesus menyelamatkan dunia melalui kematiannya yang penuh pengorbanan di kayu salib dan bahwa meskipun Bunda Maria berperan membuka jalan bagi penebusan dosa dengan melahirkan Yesus, dia bukanlah seorang “co-redeemer”, lansir The Guardian Rabu (5/11/2025).

Mendiang Paus Fransiskus tegas menentang penyebutan Maria sebagai “co-redeemer”, dan pada tahun 2019 mengatakan bahwa pemikiran seperti itu adalah “kebodohan” karena “beliau tidak pernah ingin mengambil apa pun untuk dirinya sendiri dari putranya”. Mendiang Benediktus XVI juga menolak penyembahan Bunda Maria sebagai penebus dosa di samping Yesus.

Paus Paulus II yang bertahta di Vatikan dari 1978 sampai wafatnya di tahun 2005, mendukung penyebutan Bunda Maria sebagai “co-redeemer”, tetapi berhenti menggunakan titel itu di muka umum pada pertengahan 1990-an di tengah maraknya kritikan perihal itu.

Baca Juga

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Menurut dekrit terbaru Vatikan, sebutan “co-redeemer” justru menimbulkan kebingungan dan ketidakharmonisan dalam keyakinan yang menjadi inti ajaran Kristiani. Penyebutan Bunda Maria sebagai penebus dosa mengaburkan peran eksklusif Yesus Kristus yang selama ini dianggap sebagai satu-satunya orang yang bisa menebuskan dosa anak Adam.

Kardinal Víctor Manuel Fernández, pimpinan kantor doktrin Vatikan, menulis dalam pembukaan dekrit bahwa itu merupakan jawaban dari pertanyaan yang mengemuka beberapa tahun terakhir perihal menyembahan terhadap Bunda Maria dan apakah hal itu bisa diterima.

Iacopo Scaramuzzi, koresponden di Vatican untuk koran La Repubblica, mengatakan dekrit itu merupakan langkah Vatikan untuk menghentikan aktivitas penyembahan terhadap Bunda Maria sebagaimana yang marak ditunjukkan di media sosial.

Robert Mickens, seorang pakar tentang Vatikan yang berbasis di Roma, mengatakan bahwa langkah itu akan menyenangkan kalangan umat Katolik yang progresif. “Bunda Maria dianggap sebagai manusia yang paling mulia, tetapi dia bukan setengah dewa,” ujarnya.

Tahun lalu, Vatikan memperketat aturan perihal fenomena spiritual seperti penampakan sosok Bunda Maria, disebabkan maraknya kabar bohong di media sosial.

Pada 2023 Paus Fransiskus pernah memperingatkan bahwa penampakan Bunda Maria “tidak selalu nyata”. Kala itu muncul kabar bahwa sebuah patung Madonna di Roma mengeluarkan air mata darah, sehingga ribuan umat Katolik berbondong-bondong mendatanginya dan melakukan persembahyangan di depan patung tersebut.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Bunda Maria
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kasus Spanduk Bunuh Erdogan Pengadilan Swiss Tolak Kasasi Terdakwa
Tulisan selanjutnya Inggris Cabut Sanksi Atas Presiden dan Mendagri Suriah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Berita
2 Juni 2026 19:00
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

4 Juni 2026 08:06
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?