Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Islam di Korea Selatan: Pertumbuhan Komunitas dan Peran Kursus Bulanan di Seoul

Ahmad
Terakhir diupdate: 25 Desember 2025 18:54 6:54 pm
Ahmad
Dipublikasikan 25 Desember 2025 18:52
Bagikan
Jemaah berfoto usai Salat Id di Masjid Besar Seoul, kawasan Itaewon, Korea Selatan. Foto: Khiththati/acehkini
Bagikan

Islam minoritas di Korea Selatan tumbuh stabil melalui pendidikan inklusif KMF, ubah stereotip jadi konversi—menuju harmoni multikultural.

Hidayatullah.com | ISLAM, meskipun merupakan agama minoritas di Korea Selatan, menunjukkan perkembangan yang stabil lewat berbagai kegiatan pendidikan dan interaksi sosial.

Menurut data terbaru yang dirilis oleh Korea Muslim Federation (KMF), populasi Muslim di Korea Selatan diperkirakan mencapai sekitar 200.000 jiwa, atau kurang dari 0,4 persen dari total penduduk negara itu yang berjumlah kurang lebih 52 juta orang.

Sekitar 70–80 persen dari jumlah ini adalah warga asing, sedangkan sisanya merupakan Muslim Korea, baik yang lahir sebagai mualaf maupun yang berasal dari keluarga Muslim keturunan lokal.

Salah satu pusat aktivitas komunitas Muslim di negara ini adalah Seoul Central Mosque di distrik Itaewon, Seoul. Masjid tersebut, dibuka pada 1976, tetap menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial, termasuk kelas dan ceramah Islam dalam bahasa Korea, Arab, dan Inggris.

Baca Juga

Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil

Setiap Jumat, salat jumat menarik antara 400–800 jamaah meskipun jumlah Muslim di Seoul sendiri beragam dan tidak seluruhnya Muslim Korea.

Korea Muslim Federation secara berkala menyelenggarakan kursus dasar Islam setiap bulan di Seoul Central Mosque untuk masyarakat umum, termasuk warga Korea non-Muslim.

Kursus ini mencakup materi dasar tentang kepercayaan Islam, praktik ibadah, dan etika sosial dalam Islam, serta bertujuan mengedukasi masyarakat luas tentang ajaran Islam secara benar dan kontekstual.

Kegiatan ini dikabarkan menarik minat sejumlah warga Korea yang ingin mempelajari lebih jauh tentang Islam dan mempertimbangkan konversi setelah mengikuti rangkaian materi pengenalan tersebut.

Dalam salah satu kasus yang dilaporkan media pada tahun 2025, setidaknya 17 warga Korea Selatan melakukan konversi ke Islam di Seoul Central Mosque setelah menyelesaikan kursus pendidikan dasar tentang Islam yang dimulai Februari 2025. Mereka mengikuti pengajaran dan kemudian melakukan syahadat secara resmi di masjid tersebut.

Pakar lokal Korea, termasuk Lee Hee-soo, Profesor Emeritus Antropologi Budaya di Hanyang University, menyatakan bahwa pemahaman masyarakat Korea terhadap Islam masih dipengaruhi oleh stereotip dan informasi media Barat yang sering menampilkan gambaran negatif tentang dunia Muslim.

Menurut Lee, kurangnya literasi agama dan pengalaman langsung berinteraksi dengan komunitas Muslim menyebabkan banyak warga Korea memiliki prasangka atau ketidaktahuan mendalam tentang tradisi Islam, kutip Koreatimes.co.kr.

Lee menambahkan bahwa, meskipun jumlah Muslim masih kecil jika dibandingkan dengan agama lain seperti Kristen atau Buddha, Korea Selatan relatif terbuka terhadap keberagaman agama, sehingga kegiatan dialog lintas agama dan pendidikan seperti yang dilakukan oleh KMF menjadi penting dalam membangun pemahaman yang lebih objektif tentang Islam di masyarakat.

Selain pendidikan dasar, KMF juga merayakan tonggak sejarah panjang Islam di Korea melalui acara seperti 70th anniversary yang turut menghadirkan tokoh internasional dari organisasi halal dan lembaga Islam lain.

Dalam pidatonya, Ketua KMF, Kim Dong-eok, menegaskan komitmen organisasi untuk memfasilitasi pemahaman Islam di Korea serta memperluas hubungan dengan komunitas Muslim global.

Sementara itu, komunitas Muslim di Korea tetap berupaya menghadapi tantangan sosial. Beberapa laporan menunjukkan adanya hambatan dalam penerimaan sosial, termasuk dalam pasar kerja atau persepsi publik.

Namun, kelompok Muslim lokal dan internasional menilai bahwa peningkatan kegiatan pendidikan serta keterlibatan lintas budaya dapat membantu memperkuat pemahaman serta hubungan antaragama di Korea Selatan.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Headlineminoritas IslamMuslim Korea SelatanPilihan Redaksi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mas Jazir: Dari Romo Mangun Sampai Masjidil Aqsha  (Bagian Pertama)
Tulisan selanjutnya “Israel’ Gandeng Perusahaan AS Produksi Konten AI Menargetkan Gen Z di Mesin Pencari

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Uni Eropa Bendera
Berita

Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil

Berita
5 September 2026 10:14
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih

5 September 2026 09:34
Syeikh Jarrah palestina
Berita

Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

3 September 2026 19:12
Audiensi antara Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersama Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI dalam membahas potensi dan tata kelola pelaksanaan dam Haji di Indonesia, termasuk peluang pemanfaatan daging dam bagi masyarakat yang membutuhkan di Jakarta, Rabu (292026). ANTARAHO-Baznas RI
Berita

Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

3 September 2026 15:08
Berita

Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat

3 September 2026 14:11
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?