Hidayatullah.com– Kedutaan Besar Malaysia di Riyadh mengimbau warga Malaysia yang bermukim di Riyadh dan bagian timur Arab Saudi, serta para pemegang Iqamah (kartu identitas pemukim), untuk meninjau kontrak kerja mereka dan meminta izin majikan sebelum mengikuti proses evakuasi oleh pemerintah Malaysia, menyusul eskalasi konflik di Timur Tengah akibat serangan Amerika Serikat dan Israel atas Iran.
“Proses evakuasi ini bersifat satu arah dari Riyadh ke Kuala Lumpur dan secara khusus disediakan untuk membantu warga Malaysia yang ingin pulang ke tanah air disebabkan situasi saat ini.
“Upaya ini akan dilakukan secara bertahap, dengan mempertimbangkan prioritas bagi warga Malaysia yang secara langsung terdampak oleh ancaman keamanan saat ini,” demikian notis keamanan dari Kedubes Malaysia yang dimuat di laman Facebook pada hari Jumat (6/3/2026) seperti dilansir kantor berita Bernama.
Kedutaan juga mengatakan bahwa pemerintah Malaysia juga memutuskan untuk memulangkan warganya dari Arab Saudi melalui proses evakuasi sukarela.Warga Malaysia yang ingin mengikuti proses evakuasi diharuskan mendaftar melalui tautan daring yang disediakan Kedutaan https://forms.gle/kAXxeQHE94gCsjsD8, imbuhnya.
Pendaftar diharuskan memastikan paspor dan semua dokumentasi lain, seperti visa keluar/masuk, semuanya lengkap dan valid.
Menurut notis keamanan itu, pemerintah Malaysia memutuskan untuk membawa pulang warganya dari kawasan Asia Barat yang terdampak dengan gangguan keamanan saat ini.*




