Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

AI Grok Besutan Elon Musk Dipakai dalam Serangan AS Terhadap Iran

Ama Farah
Terakhir diupdate: 18 Juni 2026 14:41 2:41 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 18 Juni 2026 14:41
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Alat kecerdasan buatan Grok besutan perusahaan milik Ekon Musk xAI dipergunakan dalam serangan terhadap Iran. Hal itu terungkap ketika pemerintah Amerika Serikat membela penggunaan turbin-turbin gas oleh data center raksasa milik pengusaha triliuner itu, yang menjadi target gugatan hukum dalam kasus kerusakan lingkungan.

Dalam legal briefing bertanggal 15 Juni yang dilihat AFP hari Selasa (16/6/2026), Departemen Kehakiman AS berargumen bahwa gugatan hukum tersebut “mengancam nasional, ekonomi dan energi Amerika Serikat” karena berusaha menghentikan pasokan listrik bagi inovasi kecerdasan buatan yang mendukung operasi-operasi militer yang dilakukan Departemen Perang” (Departemen Pertahanan).

Untuk mendukung argumen itu, jaksa federal menyodorkan kesaksian dari Kepala AI Pentagon Cameron Stanley di mana dia mengatakan, di bawah sumpah, bahwa Grok sudah dipakai dalam Project Maven, operasi militer yang dibantu teknologi AI dalam membidik sasaran yang awalnya menggunakan AI model Claude buatan Anthropic. Anthropic mundur dari program itu karena target militer dirancang secara otomatis yang berpotensi juga menyasar warga sipil.

Dalam pernyataannya, Stanley mengatakan bahwa proyek Maven Smart Systems (MSS) memungkinkan militer AS menembakkan 2.000 amunisi ke 2.000 target tertentu dalam kurun waktu 96 jam selama operasi militer terhadap Iran yang diberi nama Operation Epic Fury.

Stanley memuji alat kecerdasan buatan Grok Gov Model yang disebutnya sangat membantu meningkatkan efisiensi operasi militer pasukan AS.NAACP, sebuah organisasi hak sipil yang membela hak-hak warga kulit hitam AS, menggugat xAI dan menuduhnya mengoperasikan puluhan turbin tanpa izin dan melanggar undang-undang lingkungan Clean Air Act.

Baca Juga

Ajak Masyarakat Shalat Berjamaah, Pemerintah Johor Kenalkan Semarak Maghrib dan Isya’
Dituduh Plagiat Profesor Kulit Hitam Termuda Cambridge Mengundurkan Diri
Perbaiki Kepengasuhan Pesantren, Muhammadiyah Bekali Musyrif dengan Keterampilan Psikologi Remaja
Komisi Dakwah MUI: Amar Ma’ruf dan Nahi Munkar Harus Disampaikan dengan Hikmah dan Solusi
Inggris Selidiki Badan Amal yang Diduga Danai Permukiman Ilegal ‘Israel’ di Palestina

NACCP berargumen turbin-turbin itu mencemari lingkungan pemukiman yang kebanyakan dihuni penduduk berkulit hitam. Namun, xAI berdalih turbin-turbin itu bersifat sementara dan mobile (bisa dipindah tempat) dan karenanya tidak menjadi subyek dari regulasi tersebut.

Pada bulan Februari, pemerintah Amerika Serikat menghentikan kontrak dengan Anthropic, setelah perusahaan itu menolak alatnya dipergunakan untuk serangan yang bersifat otomatis seluruhnya atau dipakai untuk memata-matai penduduk Amerika.

Pentagon kemudian berpaling ke pesaing Anthropic seperti Google, OpenAI dan xAI, guna melanjutkan Project Maven.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Santri Tahfidz Ar-Riyadh Tampil pada Pembukaan Rapat Paripurna DPRD Bontang
Tulisan selanjutnya AS-Iran Capai Kesepakatan Final, Trump dan Pezeshkian Resmikan Memorandum

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Naim Qassem Sekjen Hizbullah
Berita

Pemimpin Hizbullah Bersedia Bertemu dengan Pemimpin Suriah

Berita
4 Agustus 2026 19:10
Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Di Tengah Tekanan Amerika Serikat, Chad Jadi Negara Kelima yang Keluar dari ICC
Kementerian Perdagangan China Bantah Tuduhan Amerika Perihal Kerja Paksa di Xinjiang
Gempa M 5,6–5,7 Guncang Mesir, Getaran Terasa hingga Sejumlah Negara Timur Tengah 

Terbaru

  • Ajak Masyarakat Shalat Berjamaah, Pemerintah Johor Kenalkan Semarak Maghrib dan Isya’
  • Dituduh Plagiat Profesor Kulit Hitam Termuda Cambridge Mengundurkan Diri
  • Kisah Mualaf Big Frank, Influencer Penuh Tato asal Inggris
  • Perbaiki Kepengasuhan Pesantren, Muhammadiyah Bekali Musyrif dengan Keterampilan Psikologi Remaja
  • Komisi Dakwah MUI: Amar Ma’ruf dan Nahi Munkar Harus Disampaikan dengan Hikmah dan Solusi
  • Inggris Selidiki Badan Amal yang Diduga Danai Permukiman Ilegal ‘Israel’ di Palestina
  • PBNU Pastikan Pesantren Tambakberas Siap Tampung Lebih dari 3.000 Peserta Muktamar Ke-35 NU
  • SPI: Membenturkan Islam dengan Budaya Nusantara itu Absurd!
  • Dua Puluh Negara Muslim Bahas Hukuman Kolektif untuk ‘Israel’
  • Buku Pemikiran KH Ma’ruf Amin Diluncurkan, Ajak NU Tetap Berpegang pada Fikrah, Manhaj, dan Harakah

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

PBNU Pastikan Pesantren Tambakberas Siap Tampung Lebih dari 3.000 Peserta Muktamar Ke-35 NU

6 Agustus 2026 13:00
Berita

Dua Puluh Negara Muslim Bahas Hukuman Kolektif untuk ‘Israel’

6 Agustus 2026 12:30
Berita

Buku Pemikiran KH Ma’ruf Amin Diluncurkan, Ajak NU Tetap Berpegang pada Fikrah, Manhaj, dan Harakah

6 Agustus 2026 11:30
Berita

Peringati 57 Tahun Pembakaran Masjid Al-Aqsa, MUI dan DPR Bakal Gelar Forum Dialog Internasional untuk Palestina

6 Agustus 2026 10:45
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?