Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

MUI dan BPJS Kesehatan Perkuat Sinergi Dakwah

Ahmad
Terakhir diupdate: 3 Juli 2026 20:53 8:53 pm
Ahmad
Dipublikasikan 3 Juli 2026 20:51
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Majelis Ulama Indonesia (MUI) bersama BPJS Kesehatan memperkuat sinergi dalam meningkatkan literasi masyarakat mengenai Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui kegiatan Transformasi Awareness dan Sinergi Bersama Insan Dakwah Jaminan Kesehatan Nasional (Tasbih JKN) yang digelar di Gedung MUI Jawa Timur, Surabaya, Senin (29/6/2026).

Program ini melibatkan para ulama, dai, dan daiyah sebagai mitra strategis untuk menyampaikan informasi yang benar mengenai JKN kepada masyarakat. Melalui pendekatan dakwah, diharapkan pemahaman masyarakat mengenai hak, kewajiban, serta manfaat menjadi peserta JKN semakin meningkat.

Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan, Akmal Budi Yulianto, mengungkapkan hingga 31 Mei 2026 jumlah peserta JKN telah mencapai 285,25 juta jiwa atau 98,94 persen dari total penduduk Indonesia. Sementara tingkat keaktifan peserta tercatat sebesar 82,78 persen.

Meski cakupan kepesertaan hampir menyeluruh, Akmal mengakui masih terdapat tantangan dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap Program JKN. Keterbatasan akses informasi dan belum optimalnya pemanfaatan layanan digital menjadi faktor yang masih dihadapi.

“Melalui Tasbih JKN kami ingin membangun gerakan bersama agar insan dakwah menjadi garda terdepan JKN dalam menyampaikan informasi yang benar, membangun kesadaran hidup sehat, serta mengajak masyarakat memahami hak dan kewajibannya sebagai peserta JKN,” ujar Akmal.

Baca Juga

Sebut Orang Palestina Bukan Manusia, Menteri ‘Israel’ Serukan Pembunuhan Massal
Takuti Warga ‘Israel’, Netanyahu Pajang Wajah Para Pemimpin Muslim di Baliho Pemilu
Raja Yordania akan Melawat ke China
Kantor Perdana Menteri Pemerintah Kurdistan Diserang Drone
HUT ke-81 RI, MUI: Mari Jaga Moral Bangsa dari Penyimpangan Seksual

Menurutnya, ulama dan para pendakwah memiliki kedekatan dengan masyarakat sehingga dapat menjadi jembatan dalam membangun kepercayaan publik terhadap program jaminan kesehatan nasional.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) sekaligus Ketua Dewan Pengawas Syariah BPJS Kesehatan, KH M. Cholil Nafis, menegaskan bahwa Program JKN sejalan dengan prinsip-prinsip syariat Islam, khususnya dalam menjaga keselamatan jiwa atau ḥifẓ al-nafs yang merupakan salah satu tujuan utama syariat (maqāṣid al-syarī‘ah).

Ia menambahkan, membayar iuran JKN juga merupakan implementasi nilai gotong royong yang diajarkan Islam.

“Rasulullah ﷺ mengajarkan pentingnya saling menolong. Allah SWT berfirman, ‘Wa ta’āwanū ‘alal birri wat taqwā’ yang berarti, ‘Tolong-menolonglah kalian dalam kebajikan dan ketakwaan.’ Karena itu, iuran JKN adalah wujud nyata semangat ta’awun atau saling membantu sesama,” ujarnya.

KH Cholil Nafis juga menegaskan bahwa hubungan agama dan negara seharusnya bersifat saling menguatkan, bukan dipertentangkan.

“Agama dan negara bukanlah dua entitas yang harus dipertentangkan. Agama memberikan landasan moral, etika, dan nilai-nilai keadilan, sedangkan negara menjadi instrumen untuk mewujudkan kemaslahatan masyarakat melalui kebijakan dan pelayanan publik,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, KH Cholil Nafis juga menyoroti masih banyaknya pekerja sosial keagamaan, seperti takmir masjid, ustaz, guru pesantren, hingga pengurus organisasi keagamaan yang belum memperoleh perlindungan jaminan kesehatan. Menurutnya, kelompok yang selama ini mengabdikan diri untuk melayani umat juga berhak mendapatkan perlindungan kesehatan yang layak.

Melalui kolaborasi MUI dan BPJS Kesehatan dalam Tasbih JKN, diharapkan pesan mengenai pentingnya kepesertaan JKN dapat menjangkau masyarakat hingga ke tingkat akar rumput melalui mimbar-mimbar dakwah, sehingga semakin banyak masyarakat yang memahami bahwa menjaga kesehatan bukan hanya kebutuhan pribadi, tetapi juga bagian dari ibadah dan tanggung jawab sosial.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BPJS kesehatanjaminan kesehatan nasionalMajelis Ulama IndonesiaMUITasbih JKN
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemerintah, DPR, dan MUI Sambut Positif Wacana RUU Pidana LGBT
Tulisan selanjutnya UNICEF: Anak-Anak Gunakan AI 3 Kali Lipat Lebih Banyak Dibanding Orang Dewasa

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Helikopter Tempur Apache Jatuh di Texas Dua Prajurit Amerika Tewas

Berita
13 Agustus 2026 16:53
Lawan Polisi, Aktivis Akar Rumput Amerika Merusak Kamera Pengawas Flock Satu Per Satu
22 Persen Yahudi ‘Israel’ Dukung Usir Warga Palestina ke Luar Negeri
Kantor Perdana Menteri Pemerintah Kurdistan Diserang Drone
Hari Literasi Muhammadiyah, Pers Didorong Jadi Penguat Demokrasi dan Ekosistem Ilmu Pengetahuan

Terbaru

  • Sebut Orang Palestina Bukan Manusia, Menteri ‘Israel’ Serukan Pembunuhan Massal
  • Takuti Warga ‘Israel’, Netanyahu Pajang Wajah Para Pemimpin Muslim di Baliho Pemilu
  • Raja Yordania akan Melawat ke China
  • Kantor Perdana Menteri Pemerintah Kurdistan Diserang Drone
  • HUT ke-81 RI, MUI: Mari Jaga Moral Bangsa dari Penyimpangan Seksual
  • Haedar Nashir: Indonesia Milik Bersama, Kemakmuran Rakyat Harus Menjadi Agenda Utama
  • Syair Ahmad Baktsir dan Detak Jantung Diplomasi Kemerdekaan RI di Kairo
  • Turki dan Saudi Perkuat Kerjasama Energi, Usai Sepakati Pakta Pertahanan Makkah
  • 22 Persen Yahudi ‘Israel’ Dukung Usir Warga Palestina ke Luar Negeri
  • Iran Hadiahi Rp480 Juta Warganya yang Berhasil Tangkap atau Bunuh Tentara AS

Mungkin Anda Juga Suka

Muhammadiyah Hidayatullah
Berita

Haedar Nashir: Indonesia Milik Bersama, Kemakmuran Rakyat Harus Menjadi Agenda Utama

17 Agustus 2026 15:21
Berita

Turki dan Saudi Perkuat Kerjasama Energi, Usai Sepakati Pakta Pertahanan Makkah

17 Agustus 2026 07:00
Berita

Iran Hadiahi Rp480 Juta Warganya yang Berhasil Tangkap atau Bunuh Tentara AS

17 Agustus 2026 05:00
Berita

Perang Iran Dongkrak Penjualan Truk Listrik China

16 Agustus 2026 16:49
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?