Hidayatullah.com– Maskapai penerbangan masih diimbau untuk tidak menerbangkan pesawatnya di atas wilayah Iran, Iraq dan Libanon, dan tetap berhati-hati menerbangi wilayah sekitarnya (Timur Tengah) disebabkan gencatan senjata antara Iran dan Amerika Serikat masih terbuka kemungkinan besar akan berubah menjadi konflik lagi.
Badan keselamatan penerbangan Uni Eropa EASA, hari Rabu (1/7/2026), mengatakan pihaknya memperpanjang imbauan penerbangan di wilayah konflik untuk kawasan tersebut sampai 8 Juli, setelah sebelumnya diperpanjang sampai 1 Juli, lansir Reuters.
Sejak penandatanganan kesepakatan Iran-AS pada paruh akhir bulan Juni, kedua pihak masih saling melancarkan serangan.*




